Santri Ponpes Punya Kemampuan Jadi Atlet Terbaiknya di PON

Selasa, 21 Desember 2021 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadispora Sumut Ardan Noor foto bersama dengan pimpinan Ponpes Darularafah Raya dan lainnya, dalam pembukaan Pespedasu. Santri ponpes juga bisa jadi atlet terbaik poin dalam moto Pospedau kali ini.(D|Red-08)

Kadispora Sumut Ardan Noor foto bersama dengan pimpinan Ponpes Darularafah Raya dan lainnya, dalam pembukaan Pespedasu. Santri ponpes juga bisa jadi atlet terbaik poin dalam moto Pospedau kali ini.(D|Red-08)

Medan-Mediadelegasi: Sebanyak 1.192 santri/santriwati Ponpes se-Sumatera Utara, tampil di Pospedasu (Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Daerah Sumatera Utara) ke VIII tahun 2021, yang dibuka secara resmi di pendopo Pesantren Darularafah Raya, Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang, Minggu (19/12) siang.

Pospedasu 2021 yang dimulai 18-23 Desember itu diikuti ribuan atlet mewakili 21 kabupaten dan kota. Pospedasu tahun ini juga diikuti 260 pelatih dan official untuk 10 nomor yang diperlombakan.

Pospedasu ke VIII tahun 2021, secara resmi dibuka Gubsu, Edy Rahmayadi diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumut, Ir Ardan Noor Hasibuan di Pesantren Darularafah Raya, Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang.

Dalam sambutan Gubsu yang dibacakan Kadispora Sumut, Ardan Noor, pihaknya menyambut baik event pospedasu tahun ini. Para santri akan tampil menjadi yang terbaik untuk selanjutnya menjadi wakil Sumut pada Pospenas 2022 di Makassar.

“Saya tentu sangat menyambut baik kegiatan Pospedasu 2021 ini karena kegiatan ini selain ajang seleksi santriawan dan santriwati akan menjadi wakil Sumut pada Pospenas 2022, namun juga menjadi media persahabatan dan silaturahim antar pondok pesantren yang ada di Sumut,” kata Gubsu.

Dikatakan Gubsu, olahraga dan seni merupakan dua unsur yang tidak bisa dipisahkan dalam pembangunan bangsa. Termasuk sebagai alat pemersatu bangsa melalui karya seni dan prestasi yang diukir para atlet. Maka, Edy berharap pendidikan olahraga dan seni harus mulai ditanamkan dari diri siswa dan santri mulai tingkat pendidikan anak – anak hingga Sekolah Menengah Atas serta pesantren.

BACA JUGA:  Pelajar Madrasah dan Ponpes di Medan Antusias Ikuti Program CKG

“Olahraga dan seni berperan penting sebagai alat pemersatu bangsa dan mengatasi permusuhan. Olahraga dan seni salah satu unsur penting dalam nasionalisme,” kata Edy.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumut, H Amri Siregar menilai Pospedasu adalah ajang untuk mencetak generasi penerus bangsa yang memiliki karakter pejuang dan kemampuan cerdas.

“Ajang ini untuk menyiapkan generasi santri masa depan kalian. Maka, belajarlah sungguh – sungguh. Dari sini akan terpilih atlet Sumut untuk dibawa ke tingkat nasional,” pesan Amri.

Ketua Panitia Kerja Tetap Daerah (Panjatabda) Sumut, H Yulizar Parlagutan Lubis mengatakan, Pospedasu diharapkan tidak hanya menjadi ajang rutinitas. Melainkan sudah saatnya santri-santri bisa menunjukkan bahwa binaan pondok pesantren juga memiliki keunggulan di bidang olahraga dan seni.

“Saya mendengar ada beberapa santri ikut di Pospedasu ini merangkak sendiri. Kita berharap setiap kepala daerah harus melihat ini. Apalagi mereka ini mewakili kabupaten dan kota. Kemudian untuk pondok pesantren juga diharapkan untuk lebih berani mandiri dan tidak bergantung pada pemerintah daerah. Saya punya keyakinan, ponpes juga bisa punya kemampuan untuk melahirkan atlet terbaiknya di PON,” pesan Yulizar.

Sementara pimpinan pondok pesantren Darularafah Raya, Ust Harun Lubis mengapresiasi atas kepercayaan pemerintah provinsi yang mempercayakan pondok Pesantren Darularafah Raya menjsdi tuan rumah. Berharap event ini bisa mempererat silaturahmi antar santri se Sumatera Utara. Selain prestasi, dalam event ini juga sangat penting untuk mempererat antar pondok pesantren.

BACA JUGA:  Warga Medan Berobat Gratis di Rumah Sakit

“Terima kaaih atas kepercayaan pemerintah provinsi dan Dispora Sumut yang telah memilih kami sebagai tuan rumah lokasi pelaksanaan pospedasu tahun ini. Saya mengucapkan selamat datang di pesantren kami bagi peserta,” ucapnya.

Sementara ketua panitia Pospedasu, Hj Dahliana mengatakan, Pospedasu merupakan ajang seleksi untuk mempersiapkan atlet menghadapi Pospenas 2022.

“Pospedasu bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antar pondok pesantren se Sumut. Meningkatkan budaya olahraga dan seni yang bernuansa islami. Kemudian menjaring santriawan dan santriwati potensial dari kabupaten dan kota di Sumut, untuk berlaga di Pospenas 2021.

Pospedasu 2021 mempertandingkan 10 nomor lomba putra dan putri, yakni atletik, pencak silat, futsal, hadang, bola voli. Kemudian pidato 3 bahasa, kaligrafi, kriya, seni lukis islami, dan lomba cipta puisi.

Adapun 21 kabupaten/kota yang ambil bagian, yakni Kabupaten Langkat, Kota Binjai, Deli Serdang, Medan, Tebingtinggi, Tanjungbalai, Padangsidempuan, Dairi, Gunungsitoli. Kemudian Kabupaten Labuhanbatu, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Serdang Bedagai, Asahan, Labuhan Batu Utara, Mandailing Natal. Serta Kabupaten Simalungun, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Batubara, dan Labuhan Batu Selatan. (D|Red-08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Effendi Simbolon: Bobby Nst Adik Saya, Teman Seperjuangan Yang Dipecat Oleh Namboru
​Gagal Mediasi: Kubu Anggota DPRD Medan Antonius Tumanggor Sebut Ada Permintaan Uang Damai Rp1,2 Miliar
Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti
Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:12 WIB

Effendi Simbolon: Bobby Nst Adik Saya, Teman Seperjuangan Yang Dipecat Oleh Namboru

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:57 WIB

​Gagal Mediasi: Kubu Anggota DPRD Medan Antonius Tumanggor Sebut Ada Permintaan Uang Damai Rp1,2 Miliar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:04 WIB

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Berita Terbaru