Seskab: Pemerintah Terus Berupaya Pulihkan Sumatera dari Bencana, Butuh Kerja Sama Semua Pihak

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. (Foto:Ist)

Trubus pun mendorong adanya kemandirian dari pemerintah daerah dalam penanganan bencana. Kondisi yang terjadi di Sumatera, menurutnya, menandakan lemahnya pemerintah daerah dalam penanganan bencana, baik saat kejadian maupun pascabencana.

“Harusnya pada pra itu kan ada sosialisasi, pendidikan dan lain-lain, contoh di Yogyakarta, ketika gunung meletus itu warganya tidak teriak-teriak karena sudah tau mau ke mana. Atau Lumajang saat Gunung Semeru meletus,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, langkah Teddy yang menjelaskan secara detail penanganan bencana Sumatera setidaknya menjawab keresahan publik. Sebab, penanganan bencana ini menimbulkan beragam persepsi publik.

Bacaan Lainnya

“Ya menjawab keresahan publik, paling tidak menjawab dinamika yang terjadi di persepsi publik, karena bencana ini jadi menimbulkan persepsi publik,” pungkasnya.

Sebelumnya, Teddy menjelaskan penanganan bencana yang dilakukan pemerintah di Sumatera. Pernyataan itu sekaligus menepis berbagai persepsi yang menarasikan seolah-olah pemerintah tidak kerja, padahal sejak hari pertama bencana terjadi pada 26 November 2025, pemerintah pusat dan pemerintah bergerak melakukan penanganan berskala nasional.

“Kita butuh kerja sama, kekompakan, energi positif. Kalau niat bantu, ayo sama-sama hibur warga, timbulkan optimisme, bikin senyum. Kita saling bantu, saling jaga, dan saling dukung,” ujar Teddy, Sabtu 20 Desember 2025.D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Pos terkait