Setelah Jadi Buron, Kasi Datun Tiba di KPK dengan Pengawalan TNI

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Datun Kejari HSU Dikawal TNI Menyerahkan Diri ke KPK Usai Kabur Saat OTT. Foto: Ist.

Kasi Datun Kejari HSU Dikawal TNI Menyerahkan Diri ke KPK Usai Kabur Saat OTT. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Drama penangkapan pelaku korupsi terus berlanjut. Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun), Taruna Fariadi, akhirnya tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Senin (22/12/2025), setelah sempat menjadi buron dan bahkan menabrak petugas KPK saat operasi tangkap tangan (OTT).

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa Taruna Fariadi tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 12.50 WIB. Ia terlihat turun dari mobil minibus berwarna hitam dengan pengawalan ketat dari prajurit TNI. Kedatangannya ini menjadi sorotan awak media yang telah menunggu sejak pagi.

Tanpa memberikan banyak komentar, Taruna Fariadi langsung memasuki Gedung Merah Putih KPK. Ia digiring menuju lantai dua untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi di Kalimantan Selatan.

BACA JUGA:  Ketua KPK: Pengesahan RKUHAP Tak Beri Pengaruh Signifikan ke KPK

Saat ditanya mengenai insiden penabrakan petugas KPK saat melarikan diri, Taruna Fariadi hanya menjawab singkat, “Nggak pernah saya (nabrak).”

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan kedatangan Taruna Fariadi di KPK. Ia menjelaskan bahwa Taruna telah diserahkan dari Kejaksaan Agung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Benar, sudah diserahkan dari Kejaksaan Agung. Selanjutnya langsung dilakukan pemeriksaan,” kata Budi dalam keterangannya kepada media.

Budi juga menambahkan bahwa penyerahan Taruna Fariadi ini merupakan bentuk dukungan antara KPK dan Kejaksaan Agung dalam penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi. Kedua lembaga penegak hukum ini berkomitmen untuk bekerja sama dalam memberantas korupsi di Indonesia.

Seperti yang telah diketahui, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kalimantan Selatan (Kalsel) beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:  KPK Desak RUU Pembatasan Uang Kartal Segera Dibahas, Kunci Tekan Politik Uang

Ketiga tersangka tersebut adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Hulu Sungai Utara, Albertinus P Napitupulu; Kepala Seksi Intelijen (Kasie Intel) Kajari, Asis Budianto; dan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun), Taruna Fariadi.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan oknum aparat penegak hukum yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memberantas korupsi. KPK diharapkan dapat mengusut tuntas kasus ini dan menyeret semua pihak yang terlibat ke pengadilan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 32 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Satu Kurir Ditangkap di Jakarta Utara
Menkeu Purbaya Jelaskan Konteks Ucapan Prabowo: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar, Indonesia Kuat di Tengah Gejolak Global
Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy Alami Kecelakaan Dini Hari, Mobil Dinas Hancur Tabrak Bak Truk
Meutya Hafid Tegaskan: Pertukaran Data RI-AS Hanya Lingkup Ekosistem Digital, Tak Ada Data Kependudukan
Kampung Narkoba di Samarinda Beroperasi Seperti Kartel, Ada 21 Pengawas Bersenjata
KPK Panggil Muhadjir Effendy Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji, Pemeriksaan Ditunda
Hari Ini, Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Jalani Sidang Pembacaan Tuntutan Kasus Pemerasan dan Gratifikasi
Kaesang Pangarep Tegaskan Komitmen Kawal Reynaldo Bryan Menjadi Ketua Umum HIPMI

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 17:41 WIB

Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 32 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Satu Kurir Ditangkap di Jakarta Utara

Senin, 18 Mei 2026 - 17:02 WIB

Menkeu Purbaya Jelaskan Konteks Ucapan Prabowo: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar, Indonesia Kuat di Tengah Gejolak Global

Senin, 18 Mei 2026 - 14:40 WIB

Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy Alami Kecelakaan Dini Hari, Mobil Dinas Hancur Tabrak Bak Truk

Senin, 18 Mei 2026 - 14:11 WIB

Meutya Hafid Tegaskan: Pertukaran Data RI-AS Hanya Lingkup Ekosistem Digital, Tak Ada Data Kependudukan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:19 WIB

Kampung Narkoba di Samarinda Beroperasi Seperti Kartel, Ada 21 Pengawas Bersenjata

Berita Terbaru