Sinergi Cegah Karhutla di Danau Toba, Jaga Keindahan Geopark

Jumat, 18 Juli 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pencegahan Karhutla di Kawasan Danau Toba Tanggung Jawab Bersama. (Foto : Ist.)

Pencegahan Karhutla di Kawasan Danau Toba Tanggung Jawab Bersama. (Foto : Ist.)

Medan-Mediadelegasi : Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menyerukan sinergi seluruh pihak dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Danau Toba. Ancaman Karhutla yang terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir telah menimbulkan kekhawatiran serius. Kerusakan lingkungan, ancaman terhadap keanekaragaman hayati, gangguan terhadap sektor pariwisata, dan penurunan kualitas udara yang berdampak pada kesehatan masyarakat menjadi dampak nyata yang harus segera diatasi.

 

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Togap Simangunsong, membacakan arahan Gubernur Bobby Nasution dalam Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla di Kawasan Geopark Danau Toba, Kamis (17/7/2025). Rapat yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk unsur Forkopimda Sumut, perwakilan pemerintah kabupaten/kota di tujuh wilayah Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, serta perwakilan dari Kementerian Kehutanan dan BMKG.

 

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut menunjukkan angka yang mengkhawatirkan. Sejak 1 Juni hingga 13 Juli 2025, tercatat 80 kejadian Karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai 1.804,95 hektare. Parahnya, 40 kejadian Karhutla terjadi di wilayah KSPN Danau Toba yang meliputi tujuh kabupaten, sementara 40 kejadian lainnya tersebar di 14 kabupaten/kota di luar KSPN.

 

Kawasan Danau Toba, yang telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark, memiliki nilai ekologis, geologis, dan budaya yang sangat tinggi. Keindahan dan keunikannya menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, ancaman Karhutla ini dapat merusak aset berharga tersebut dan mengancam keberlanjutannya.

 

Kepala BPBD Sumut, Tuahta Ramajaya Saragih, memaparkan data rinci kejadian Karhutla. Di luar KSPN Danau Toba, Kabupaten Tapanuli Tengah mencatat 10 kejadian, diikuti Padanglawas Utara (7), Sibolga (5), dan beberapa kabupaten/kota lainnya dengan jumlah kejadian yang lebih sedikit. Sementara di dalam wilayah KSPN, Kabupaten Samosir mengalami 12 kejadian Karhutla, disusul Toba (9), Karo (8), dan kabupaten lainnya dengan jumlah yang bervariasi.

 

Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan sinergi dan koordinasi antar instansi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Strategi yang dibahas meliputi patroli terpadu, pemetaan daerah rawan, penyuluhan kepada masyarakat, serta melibatkan tokoh adat dan agama dalam kampanye pencegahan pembakaran lahan.

 

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Kehutanan, Thomas Nifinluri, menekankan pentingnya kolaborasi dan komitmen bersama untuk melindungi kawasan Danau Toba. Beliau juga menyampaikan dukungan Kementerian Kehutanan dalam menyediakan sumber daya dan teknologi untuk mendukung upaya penanggulangan Karhutla.

 

Kepala BMKG Wilayah I Sumut, Hendro Nugroho, memberikan informasi terkait prakiraan cuaca yang dapat membantu dalam antisipasi dan pencegahan Karhutla. Informasi cuaca yang akurat sangat penting untuk menentukan strategi penanggulangan yang efektif.

 

Upaya pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya pembakaran lahan yang dapat berdampak buruk bagi lingkungan dan perekonomian daerah.

 

Gubernur Bobby Nasution berharap rapat koordinasi ini dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dan efektif dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla di kawasan Danau Toba. Harapannya, keindahan dan kelestarian Danau Toba dapat tetap terjaga untuk generasi mendatang.

 

Melalui sinergi dan komitmen bersama, diharapkan upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di kawasan Danau Toba dapat berjalan efektif dan mampu meminimalisir dampak negatifnya. Pentingnya edukasi dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan juga menjadi kunci keberhasilan upaya ini.

 

Dengan langkah-langkah yang terkoordinasi dan komitmen dari seluruh pihak, diharapkan ancaman Karhutla di Danau Toba dapat ditekan dan keindahan alamnya tetap terjaga untuk generasi mendatang. Keberhasilan upaya ini akan berdampak positif pada sektor pariwisata dan kesejahteraan masyarakat sekitar. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

BACA JUGA:  Tingkat Kemiskinan Menurun Tipis di Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Tersangka Kasim alias Kosim (kiri), residivis peredaran sabu yang diamankan Polsek Kualuh Hulu, Kamis (20/8/2026), beserta barang bukti (kanan) berisi sabu 0,35 gram, timbangan elektrik, plastik klip kosong, alat sedot, HP Oppo biru, dan uang tunai Rp420 ribu. Tersangka mengaku memperoleh barang dari seseorang bernama Kiki yang kini masih diburu. Foto: GS.

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Informasi Warga Berujung Penangkapan, Polsek Kualuh Hulu Amankan Terduga Pengedar Sabu

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:42 WIB