Medan-Mediadelegasi: Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto), menunjukkan kepedulian mendalam terhadap korban bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah. Kunjungan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga legislatif dalam upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah.
Sinergi Pemerintah: Prioritaskan Hunian Layak Bagi Korban
Kedatangan rombongan pejabat tinggi ini dipusatkan di Hunian Sementara (Huntara) Asrama Haji Pinangsori, yang menjadi tempat berlindung sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana. Sinergi pemerintah Sebanyak 45 kepala keluarga (KK) masih bertahan di lokasi ini, menanti realisasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) yang lebih layak.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau secara seksama berbagai fasilitas pendukung yang disediakan bagi para pengungsi. Layanan kesehatan, kondisi hunian, dan ketersediaan air bersih menjadi fokus utama perhatian. Unit Mobile Water Treatment milik Brimob Polda Sumut, yang mampu mengubah air sungai, air payau, bahkan air laut menjadi air bersih layak konsumsi, menjadi salah satu fasilitas yang sangat diapresiasi.
Siti Hediati Soeharto, dalam sambutannya, menyampaikan rasa duka cita dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Tapanuli Tengah. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada TNI dan Polri yang telah bahu-membahu membantu warga sejak awal terjadinya bencana.
“Saya melihat sendiri bagaimana aparat Polri masuk ke lumpur, membantu membersihkan kayu dan sisa bencana di rumah warga. Kami juga berharap pemerintah dapat segera membangun Hunian Tetap (Huntap) yang lebih layak bagi para korban,” ujarnya dengan nada penuh harap.
Baca Juga : https://mediadelegasi.id/inovatif-bobby-tantang-desa-sumut-berkompetisi/
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menambahkan bahwa pihaknya bersama Komisi IV DPR RI menyalurkan bantuan logistik dalam jumlah besar untuk meringankan beban para korban bencana. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Bupati Tapanuli Tengah, sebagai perwakilan dari masyarakat yang terdampak.
“Ada kurang lebih 16 truk penyaluran bantuan yang kami sasar, baik di Huntara ini maupun kabupaten lain yang terdampak. Kami mengirimkan pakaian, bahan makanan, obat-obatan, hingga perlengkapan sekolah seperti buku dan tas untuk anak-anak,” jelas Kapolri, menggambarkan betapa luasnya cakupan bantuan yang diberikan.
Selain bantuan logistik, Kapolri juga menyerahkan bantuan material berupa semen untuk mendukung proses rekonstruksi pascabencana. Ia menegaskan telah menginstruksikan seluruh personel di lapangan agar bergerak cepat dan responsif dalam membantu pemulihan kondisi masyarakat terdampak.
Kegiatan kunjungan ini diakhiri dengan pesan penyemangat kepada anak-anak di pengungsian, agar mereka tetap rajin bersekolah dan tidak kehilangan harapan. Kehadiran para pimpinan pusat dan daerah ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana di Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Kunjungan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara berbagai pihak dalam upaya penanggulangan bencana. Diharapkan, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak, dan proses rekonstruksi dapat berjalan dengan lancar, sehingga masyarakat dapat segera kembali ke kehidupan yang normal. D|Red-Hendra.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






