Medan-Mediadelegasi: Gubernur Sumatra Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut tidak akan lepas tangan dalam menangani kondisi FB (16), siswi SMK Swasta Bersama Berastagi yang mengalami gangguan ingatan usai menjadi korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 13 Agustus lalu.
Bobby menjelaskan bahwa pihaknya memantau secara intensif penanganan medis korban serta telah meminta laporan komprehensif untuk memastikan penyebab pasti gangguan ingatan dan dampak fisik yang dialami siswi asal Kabupaten Karo tersebut.
“Itu kami pantau terus. Barusan juga kami minta laporan terkait kasus tersebut. Ini masih dalam pemantauan, baik secara psikis maupun fisik, untuk melihat apakah memang terjadi gangguan lanjutan,” kata Bobby kepada awak media di Medan, Selasa (8/9/2026).
Tim medis saat ini tengah mendalami pemicu gangguan fungsi otak FB, apakah berasal dari dampak pencernaan, kerusakan sistem saraf, atau faktor trauma psikologis pascakeracunan. Menurut Bobby, penilaian menyeluruh amat penting sebelum mengambil kesimpulan medis.
Seluruh proses pemulihan dan biaya perawatan FB kini menjadi perhatian penuh Pemprov Sumut. Setelah sempat dirawat di beberapa fasilitas kesehatan daerah, penanganan medis FB kini dialihkan ke RSUP H. Adam Malik Medan.
“Tidak lepas tangan karena ini anak kami. Tanggung jawab kami. Bukan hanya sakit yang di perutnya, tapi juga gangguan lainnya kami cek,” ujar Bobby.
Kondisi FB saat ini memprihatinkan. Ibu kandungnya, Elvinus Lusiana boru Sitanggang, membeberkan bahwa putrinya—yang dikenal berprestasi dan menjabat Wakil Ketua OSIS—kini bahkan tidak mengenali anggota keluarga sendiri. Selain kehilangan ingatan, FB sempat mengalami gangguan fungsi lidah hingga harus masuk ruang ICU. Pihak keluarga menyebut tim medis menduga adanya kandungan zat racun atau racun jamur yang memengaruhi fungsi otaknya.
Humas RSUP H. Adam Malik Medan, Rosario Dorothy Simanjuntak, mengonfirmasi bahwa FB saat ini berstatus pasien rawat jalan dan ditangani oleh dokter spesialis Gastro Anak serta Neurologi Anak. Korban juga telah menjalani pemeriksaan rekam gelombang otak (EEG). D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Miranda
Editor : Alan







