SPAM Regional Mebidang: Sungai Bingai Mengalir ke Medan

SPAM Regional Mebidang: Sungai Bingai Mengalir ke Medan
Popy Pradianti Hastuty ST, Kasatker PPW II Sumatera Utara, kepada Mediadelegasi, Rabu (5/7), di ruangan kerjanya di Medan. Foto: dok-delegasitv

Rencana suplay air bersih dari pekerjaan Tahap I, untuk Kota Binjai 150 liter perdetik, Deliserdang 200 liter perdetik, Medan 750 liter perdetik.

Kami mengakui, tantangan terbesar penanaman pipa JDU adalah kemacetan arus Lalulintas. Memang kita mengetahui arus Jalinsum terpadat itu ada di Jalur Medan Binjai. Sehingga cara pengaturannya menjadi kendala pengerjaan penanaman pipa JDU SPAM Regional Mebidang. Karena harus memakai satu lajur jalan.

Kegiatan SPAM Regional Mebidang dipastikan sangat mengganggu mobilitas masyarakat. Dalam kesempatan wawancara ini, kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kemacetan di jalur Medan-Binjai, karena itu memang menjadi konsekuensinya. Kegiatan besar tanpa dukungan dan kerjasama masyarakat tidak akan mencapai hasil yang maksimal.

Bacaan Lainnya

Seharusnya pekerjaan SPAM Regional Mebidang rampung Desember 2022, saat ini telah melampaui waktu enam bulan. Apa kendalanya?

Jadi, keterlambatan itu memang benar adanya, karena keterlambatan ijin. Kita kalau mau menggali suatu jalan harus mendapat ijin dari BPJN (Balai Pelaksanaan Jalan Nasional). Sebelumnya kami perkirakan ijin galian jalan dapat terbit di awal tahun 2022. Namun karena ketatnya perijinan di BPJN, kami harus meyakinkan bisa melaksanakan pemasangan pipa seuai dengan spek jalan yang mereka punya.

Akhirnya, dengan sejumlah diskusi, terbitlah ijin pada Oktober 2022. Sejak itulah pengerjaan pemasangan pipa sepanjang 3 kilometer di badan Jalan Nasional Medan Binjai, proyek SPAM Regional Mebidang dimulai. Jadi tidak cukup waktu jika harus rampung pada Desember 2022.

Pos terkait