Medan-Mediadelegasi : Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Effendy Pohan, memimpin konsolidasi wilayah dan penandatanganan pakta integritas dalam rangka mendukung Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) bersih tahun 2025 di Provinsi Sumatera Utara. Acara ini diselenggarakan oleh Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Sumut di Hotel Grand Mercure Maha Cipta Medan Angkasa.
Effendy Pohan menekankan pentingnya SPMB yang bersih dan adil bagi semua peserta didik di Provinsi Sumatera Utara. “SPMB bukan hanya soal siapa yang diterima di sekolah mana, tetapi juga tentang kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan kita,” kata Effendy Pohan.
Dalam upaya mewujudkan visi kolaborasi Sumut berkah menuju Provinsi Sumut yang unggul, maju, dan berkelanjutan, Effendy Pohan mengatakan bahwa tata kelola pendidikan yang adil, transparan, dan merata harus dimulai dari SPMB. “Kita harus memastikan bahwa tidak ada anak yang tertolak hanya karena alasan ‘tidak ada orang dalam’ atau ‘jalur belakang’,” kata Effendy Pohan.
Effendy Pohan juga mengajak seluruh elemen untuk menjadikan SPMB tahun pelajaran 2025/2026 sebagai titik perubahan bahwa prosesnya lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. “Kita harus transparan dan adil dalam proses SPMB, sehingga semua peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan berkualitas,” kata Effendy Pohan.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Eko Susanto, mengatakan bahwa pemerintah Indonesia berupaya mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua, dengan memelihara sistem pendidikan yang dapat diakses oleh masyarakat secara berkeadilan. “Penerimaan murid di sekolah negeri dirancang agar bisa menerima anak-anak Indonesia dari semua kalangan,” kata Eko Susanto.
Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumut, Tajuddin Idris, mengatakan bahwa SPMB sudah mulai dibuka pada 15 Mei 2025. “Kolaborasi setiap daerah dan instansi sangat dibutuhkan guna kelancaran pelaksanaan SPMB,” kata Tajuddin Idris.
Tajuddin Idris juga mengatakan bahwa semua petunjuk teknis untuk semua kabupaten/kota sudah ditandatangani dan sudah dijilid, sehingga menunjukkan komitmen BPMP Sumut untuk pelaksanaan SPMB yang transparan dan adil.
SPMB tahun ajaran 2025/2026 memiliki jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Daya tampung SMA pada SPMB 2025 tercatat sebanyak 438 sekolah, 2.627 rombongan belajar (kelas), dan 94.579 siswa. Sementara untuk SMK sebanyak 281 sekolah, 1.788 rombongan belajar, dan 64.356 siswa.
Pendaftaran tahap I untuk jalur domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi SMK akan dilakukan pada 15-20 Mei 2025 untuk Cabang Dinas wilayah VII sampai XIV, dan 21-26 Mei 2025 untuk Cabang Dinas wilayah I sampai VI.
Pendaftaran tahap II untuk jalur prestasi SMA dan Prestasi Nilai Rapor SMK akan dilakukan pada 2-8 Juni 2025 untuk Cabang Dinas wilayah VII sampai XIV, dan 9-14 Juni 2025 untuk Cabang Dinas wilayah I sampai VI.
Effendy Pohan berharap bahwa dengan penandatanganan pakta integritas ini, SPMB tahun 2025 dapat berjalan dengan lancar dan adil bagi semua peserta didik. “Kita harus bekerja sama untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan adil bagi semua,” kata Effendy Pohan.
Dalam kesempatan ini, Effendy Pohan juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penandatanganan pakta integritas ini. “Kita harus terus bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara,” kata Effendy Pohan.
Penandatanganan pakta integritas ini dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dan perwakilan, kepala sekolah se-Sumut, Forkopimda Sumut, pimpinan kepala daerah, pemerhati pendidikan, dan undangan lainnya.
Dengan penandatanganan pakta integritas ini, diharapkan SPMB tahun 2025 dapat berjalan dengan lancar dan adil bagi semua peserta didik di Provinsi Sumatera Utara.
Effendy Pohan yakin bahwa dengan kerja sama dan komitmen semua pihak, SPMB tahun 2025 dapat menjadi contoh pelaksanaan SPMB yang adil dan transparan untuk provinsi lain. “Kita harus menjadi contoh bagi provinsi lain dalam pelaksanaan SPMB yang bersih dan adil,” kata Effendy Pohan. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






