Sumut Dukung Program Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah untuk Ketahanan Pangan

Jumat, 20 Juni 2025 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring dan Percepatan Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah dalam mendukung swasembada pangan nasional yang dipimpin langsung Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono secara virtual, di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro 30 Medan, Jumat, 20 Juni 2025. (Sumber : Diskominfo Sumut)

Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring dan Percepatan Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah dalam mendukung swasembada pangan nasional yang dipimpin langsung Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono secara virtual, di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro 30 Medan, Jumat, 20 Juni 2025. (Sumber : Diskominfo Sumut)

Medan-Mediadelegasi : Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendukung penuh program percepatan optimalisasi lahan dan cetak sawah yang digagas Pemerintah Pusat untuk mencapai swasembada pangan nasional. Wakil Gubernur Sumut, Surya, mengungkapkan dukungan ini setelah mengikuti Rapat Koordinasi Monitoring dan Percepatan Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah secara virtual di Kantor Gubernur, Medan, Jumat (20/6).

Rapat yang dipimpin Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, ini bertujuan sebagai langkah evaluasi dan perbaikan untuk mempercepat pelaksanaan program dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Surya menekankan pentingnya optimalisasi lahan untuk meningkatkan produksi pangan demi mendukung ketahanan pangan nasional.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, pada tahun 2025, Pemprov Sumut telah melaksanakan konstruksi atau pembangunan prasarana untuk mengatur keberadaan air pada lahan sawah seluas 11.509 Ha dari total optimalisasi lahan rawa seluas 33.945 Ha. Sisa 22.436 Ha masih dalam proses pelaksanaan.

Selain optimalisasi lahan rawa, Pemprov Sumut juga melaksanakan Survei Investigasi dan Desain (SID) lahan non rawa di 18 kabupaten/kota dengan luas areal mencapai 15.811 Ha. Enam kabupaten lainnya mengusulkan SID cetak sawah seluas 6.000 Ha, namun masih menunggu proses persyaratan teknis.

BACA JUGA:  Penkum Kejati Sumut Gelar Penyuluhan Hukum di SMA Negeri 2 Medan

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono meminta percepatan penyelesaian administrasi pada anggaran pengolahan lahan, baik lahan pasca optimalisasi lahan maupun lahan lokasi perluasan pertanian. Ia juga berharap Gubernur dan Bupati mendukung percepatan optimalisasi lahan dengan menerbitkan administrasi seperti SK KPA dan pelaksanaan kegiatan.

Surya berharap seluruh proses dapat berjalan lancar untuk mendukung ketahanan pangan nasional. “Diharapkan seluruhnya dapat berjalan dengan baik, sehingga dapat mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Optimalisasi lahan dan cetak sawah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan produksi pangan nasional. Dengan perluasan areal tanam dan optimalisasi lahan, produksi pangan diharapkan meningkat signifikan.

Pemprov Sumut bersama pemerintah pusat dan daerah serta instansi terkait terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadikan Sumatera Utara sebagai salah satu pusat ketahanan pangan nasional.

BACA JUGA:  Dua Mantan Personel Polda Sumut jadi Tersangka Pemerasan DAK SMKN

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, Rajali, turut mendampingi Wagub Surya dalam rapat tersebut. Sekjen Mentan Ali Jamil dan Plt Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian Husnain juga hadir melalui zoom meeting.

Program optimalisasi lahan ini mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah. Mereka menyatakan kesiapan infrastruktur dan dukungan kepada petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Dengan sinergi antara petani, pemerintah, dan teknologi, Sumatera Utara diharapkan menjadi pilar utama ketahanan pangan nasional. Pemerintah provinsi akan terus mendukung upaya percepatan optimalisasi lahan dan cetak sawah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

Optimalisasi lahan dan pembentukan Brigade Pangan menjadi strategi penting dalam meningkatkan produksi padi di Sumatera Utara. Dengan langkah ini, Sumatera Utara dapat menjadi pusat ketahanan pangan nasional yang diharapkan dapat menopang kebutuhan pangan negara. D|Red.

 

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru