Tas Birkin Pertama Hermes Terjual dengan Harga Fantastis: Rp162 Miliar

Jumat, 11 Juli 2025 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tas Birkin Pertama Hermes Terjual dengan Harga Fantastis. (Foto : Ist.)

Tas Birkin Pertama Hermes Terjual dengan Harga Fantastis. (Foto : Ist.)

Medan-Mediadelegasi : Tas Birkin pertama buatan Hermes baru-baru ini terjual dengan harga yang fantastis, yaitu US$10 juta atau sekitar Rp162 miliar di balai lelang Sotheby’s. Tas yang sudah dalam kondisi tidak sempurna ini menjadi tas tangan termahal yang pernah terjual di pelelangan. Meskipun tas berwarna hitam ini sudah lecet dan bernoda, namun tetap mampu menarik perhatian kolektor-kolektor kelas dunia.

Sotheby’s tidak memberikan perkiraan harga sebelum pelelangan, namun selama siaran langsung penjualan, penawaran semakin tinggi antara 9 kolektor. Pertarungan sengit ini akhirnya dimenangkan oleh seorang kolektor pribadi asal Jepang.

Morgane Halimi, kepala global tas tangan dan aksesori Sotheby’s, menyebut penjualan ini sebagai “tonggak penting” bagi sejarah mode dan kemewahan. “Ini adalah demonstrasi yang mengejutkan tentang kekuatan sebuah legenda dan kapasitasnya untuk membangkitkan gairah dan keinginan para kolektor yang mencari barang-barang luar biasa dengan asal-usul yang unik,” kata Halimi.

Tas ini merupakan tas Birkin pertama yang dibuat Hermes untuk aktor dan penyanyi Inggris Jane Birkin. Birkin mengenakan tas ini hampir setiap hari pada 1985-1994 sebelum menjadi simbol kemewahan mode masa kini.

BACA JUGA:  Bobby Nasution Apresiasi Kodam I/BB Selalu Hadir Bantu Pemprov Sumut

Tas ini memecahkan rekor penjualan termahal di Sotheby’s. Sebelumnya, rekor penjualan tas dipecahkan oleh tas Kelly yang bertahtakan berlian seharga US$513 ribu atau sekitar Rp8 miliar.

‘Birkin asli’ sudah berpindah tangan lebih dari sekali sejak Jane Birkin menjualnya pada 1994 guna mendukung penelitian AIDS. Tas terakhir kali dilelang 25 tahun lalu oleh Sotheby’s dan diidentifikasi sebagai milik Catherine B.

Jane Birkin meninggal pada 2023 dalam usia 76 tahun. Semasa hidupnya, ia pernah bergurau bahwa orang akan paling mengingatnya karena inspirasi gayanya. “Astaga, kalau saya meninggal nanti… (orang-orang) mungkin hanya akan membicarakan tasnya,” katanya.

Menurut balai lelang, tas Birkin asli memiliki perbedaan dengan tipe-tipe tas berikutnya. Perbedaan ini terletak pada ukuran tas tangan, cincin, dan perangkat keras, serta tali bahu.

Tas ini juga memiliki sepasang pemotong kuku perak kecil yang menjuntai di tali bahu. Birkin menyukai kuku yang rapi sehingga ia menyimpan pemotong kuku di dekatnya agar mudah diakses dan digunakan.

BACA JUGA:  Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?

Tas ini menjadi saksi perjalanan Birkin, termasuk perubahan warna akibat dua stiker dari organisasi kemanusiaan Médecins du Monde dan UNICEF.

Penjualan tas ini menunjukkan bahwa barang-barang kemewahan dapat memiliki nilai yang sangat tinggi jika memiliki sejarah dan asal-usul yang unik.

Kolektor-kolektor kelas dunia bersedia membayar harga yang tinggi untuk memiliki barang-barang yang memiliki nilai sejarah dan estetika yang tinggi.

Tas Birkin ini menjadi contoh bagaimana sebuah barang dapat menjadi simbol status dan kemewahan, serta bagaimana nilai sebuah barang dapat meningkat seiring waktu.

Dengan penjualan ini, Sotheby’s kembali menunjukkan posisinya sebagai salah satu balai lelang terkemuka di dunia, yang mampu menarik perhatian kolektor-kolektor kelas dunia dan menjual barang-barang dengan nilai yang sangat tinggi.

Penjualan tas Birkin ini juga menunjukkan bahwa minat terhadap barang-barang kemewahan dan mode masih sangat tinggi, dan bahwa kolektor-kolektor kelas dunia bersedia membayar harga yang tinggi untuk memiliki barang-barang yang langka dan unik. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru