Tim Gabungan Akhirnya ‘Eksekusi’ Café Naganteng dan Café Jambu

- Penulis

Rabu, 19 Januari 2022 - 00:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foster tanda penyegelan dua cafe di Jl Flamboyan Raya, pascapenembakan Juang Naibaho. Foto: D|Ist

Foster tanda penyegelan dua cafe di Jl Flamboyan Raya, pascapenembakan Juang Naibaho. Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Tim Gabungan Satpol Pamong Praja (PP) Kota Medan dan Polsek Sunggal, Camat Medan Selayang, Dinas Pariwisata Kota Medan, Babinsa Koramil 07 serta masyarakat Jalan Flamboyan Raya, Gang bersama, Medan ‘mengeksekusi’  cafe milik pelaku penembak Juang Parlindungan Naibaho, Selasa (18/1) sekira Pukul 20.00 WIB.

BACA JUGA: Masyarakat dan Unika Santo Thomas Minta Kapolda Sumut Tegas

Perlu di ketahui bahwa kejadian penembakan dialami Juang Parlindungan Naibaho, Minggu (16/1), dinihari, merupakan warga Jalan Flamboyan Raya Gang Bersama, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, mengalami luka serius dibagian pipi.

Informasi didapat pelaku merupakan warga sekitar berinisial IHMS. Kejadian berawal saat korban ditelepon kepling setempat, M Ansari agar datang ke Pos Kamling karena korban sebagai koordinator jaga malam. Ada dua cafe yang ‘dieksekusi’ oleh tim gabungan. Adalah Cafe Naganteng dan cafe Jambu.

BACA JUGA:  Permudah Pasien, RS Adam Malik Hadirkan Layanan Laboratorium Terpadu

Camat Medan Selayang, Viza Fandhana mengakui warganya sangat antusias untuk menutup cafe tersebut. “Dua cafe tersebut telah dilakukan penyegelan pada malam ini,” kata Viza.

Dia berharap masyarakat di Jalan Flamboyan Raya, khususnya Gang Bersama mendapat ketenangan dan menjaga kekompakan untuk hal-hal yang positif.

Unika Protes

Diberitakan sebelumnya, Rektor Universitas Katolik Santo Thomas Prof Dr Drs Sihol Situngkir MBA, Andriano Sembiring ST MT, mewakili alumni Ganda Maruhum SH selaku kuasa hukum korban kekerasan menyatakan sikap agar Kapolda Sumut mengambil langkah tegas dan terukur untuk menuntaskan kasus kekerasan terhadap Juang Naibaho yang merupakan warga setempat.

Mereka juga menyatakan mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat pada umumnya dan di sekitar kampus Unika  Santo Thomas dan meminta agar patroli rutin di kawasan itu dilakukan.

BACA JUGA:  Panca Putra Blusukan ke Pasar Simpang Limun

“Ini demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah tindakan sewenang-wenang (main hakim sendiri) oleh anggota masyarakat terhadap anggota masyarakat lainnya,” tulis mereka.

Forum Masyarakat Peduli Kamtibmas ini juga mendesak Pemerintah Kota Medan agar menertibkan dengan menutup kafe-kafe yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kehadiran kafe-kafe tersebut beroperasi hingga larut malam dengan suara musik keras sangat mengganggu ketenteraman masyarakat dan proses belajar mengajar di Unika Santo Thomas,” sebut mereka.

Masyarakat, civitas akademika dan alumni mendukung upaya Kapolda Sumatera Utara dan Pemerintah Kota Medan dalam mewujudkan kemanan, ketertiban dan ketenteraman masyarakat Kota Medan. D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut
Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar
Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah
Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”
Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur
Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:08 WIB

Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:43 WIB

Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:02 WIB

Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:32 WIB

Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:49 WIB

Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah

Berita Terbaru