Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, DLH Labura Beberkan Hasil Pemeriksaan PT KISS

Senin, 25 Mei 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Labuhanbatu Utara melakukan pertemuan dan pengecekan langsung ke lokasi PT Kuala Intan Sawit Selatan (KISS) di Desa Damuli Kebun, Kecamatan Kualuh Selatan, Kamis (21/5/2026). Foto: GS

Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Labuhanbatu Utara melakukan pertemuan dan pengecekan langsung ke lokasi PT Kuala Intan Sawit Selatan (KISS) di Desa Damuli Kebun, Kecamatan Kualuh Selatan, Kamis (21/5/2026). Foto: GS

Labura-Mediadelegasi: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Labuhanbatu Utara melakukan pembinaan dan pengawasan terkait dugaan pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan oleh PT Kuala Intan Sawit Selatan (KISS), Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Tugas Nomor: 800.1.11.1/578/DLH-01/2026 sebagai tindak lanjut atas pengaduan masyarakat yang disampaikan Persatuan Generasi Muda (PGM) Labura melalui surat nomor: 80/B/Sek/05/2026.

Dalam laporan itu, masyarakat menduga adanya pembuangan limbah cair sawit secara sembarangan menggunakan mesin dan pipa berwarna merah yang mengarah langsung ke sungai. Selain itu, dilaporkan pula adanya kebocoran pada kolam penampungan limbah milik perusahaan yang diduga mengalir hingga ke badan sungai.

Tim DLH Labura yang terdiri dari Paduar Sinaga, SKM., M.M., Herman Rinto Harahap, S.Kep., Ns., M.M., Nerti Eka Pentarina Lumbantobing, SKM., dan Putri Ageng Yutriana, S.T., turun langsung ke lokasi perusahaan di Desa Damuli Kebun, Kecamatan Kualuh Selatan, untuk melakukan pemeriksaan lapangan.

BACA JUGA:  SPBU Damuli Pekan yang Viral disebut Milik Keluarga Anggota DPRD. Aparat diminta Bertindak

Berdasarkan hasil pembinaan dan pengawasan, tim DLH menyatakan tidak menemukan adanya “pipa siluman” sebagaimana yang dilaporkan masyarakat. DLH menjelaskan bahwa foto yang dilampirkan dalam pengaduan merupakan outfall dari sistem penataan limbah yang telah memiliki dokumen Persetujuan Teknis Pemenuhan Baku Mutu Air Limbah.

Sementara itu, terkait dugaan rembesan limbah, tim menemukan kondisi tersebut disebabkan oleh pohon kelapa sawit yang tumbang beserta akarnya sehingga menimbulkan rongga pada tanah di sekitar area penampungan.

Namun, pihak perusahaan disebut telah melakukan penanganan dengan menutup dan memadatkan kembali tanah sehingga rembesan tidak lagi terjadi.

DLH Labura menegaskan bahwa kegiatan pengawasan tersebut merupakan bentuk tindak lanjut atas laporan masyarakat sekaligus upaya memastikan pengelolaan lingkungan perusahaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara. D|Red.

BACA JUGA:  Blackout Sumatera Berakhir, PLN Pastikan Pemulihan Rampung, Listrik di Aek Kanopan Kembali Stabil

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : GS

Editor : Alan

Sumber Berita: Biro Labuhan Batu Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditemukan Jasad Luka Tebasan di Sawit Labura, Dua Tetangga Ditangkap, Satu Masih Di Bawah Umur
Warga Keluhkan Limbah SPPG Tanjung Leidong, Bau Menyengat Hingga Nyamuk
Marak Gangguan Kesehatan Siswa, KNPI Labura Imbau SPPG Perketat Higienitas dan Perhatikan Riwayat Sakit Penerima Manfaat
Pasar Rakyat dan Berobat Gratis Agrinas Palma Nusantara Diserbu Warga Labura
Ulat dalam Ompreng MBG Labura, BGN Didesak Tak Berhenti pada Permintaan Maaf
Informasi Warga Berujung Penangkapan, Polsek Kualuh Hulu Amankan Terduga Pengedar Sabu
Kasus Lijan Sinaga, KNPI Labura : Hak Anak Harus dilindungi, Asas Praduga tak bersalah harus dikedepankan.
Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Ditemukan Jasad Luka Tebasan di Sawit Labura, Dua Tetangga Ditangkap, Satu Masih Di Bawah Umur

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Warga Keluhkan Limbah SPPG Tanjung Leidong, Bau Menyengat Hingga Nyamuk

Jumat, 18 September 2026 - 11:04 WIB

Marak Gangguan Kesehatan Siswa, KNPI Labura Imbau SPPG Perketat Higienitas dan Perhatikan Riwayat Sakit Penerima Manfaat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Pasar Rakyat dan Berobat Gratis Agrinas Palma Nusantara Diserbu Warga Labura

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Ulat dalam Ompreng MBG Labura, BGN Didesak Tak Berhenti pada Permintaan Maaf

Berita Terbaru