Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Dinkes Medan Evaluasi Pelaksanaan Deteksi Dini terhadap Penyakit Tidak Menular

Kamis, 10 Oktober 2024 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: Guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan menggelar rapat koordinasi (Rakor) dan evaluasi pelaksanaan deteksi dini, preventif dan respon penyakit tingkat Kota Medan di Hotel Hermes Palace, Rabu (9/10/24). Selain meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, kegiatan ini juga untuk menurunkan angka kesakitan dan Kematian akibat penyakit tidak menular.

Rakor dan evaluasi ini dibuka oleh Plt Wali Kota Medan Aulia Rachman diwakili Asisten Pemerintahan dan Sosial Muhammad Sofyan. Hadir Kadis Kesehatan Yuda Pratiwi Setiawan, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Pocut Fatimah dan para peserta rakor.

Dalam sambutannya Asisten Pemerintahan dan Sosial Muhammad Sofyan mengatakan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kota Medan sekaligus untuk memenuhi target Standar Pelayanan Minimal bidang kesehatan perlu dilakukan deteksi dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) yang mana di kota Medan sudah ada instruksi Wali Kota dan nomor 400.7.10.4/3631 tahun 2023 tentang pelaksanaan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular.

BACA JUGA:  Pemko Medan Apresiasi Program Rehabilitasi Berbasis Kelompok

“Ada 12 SPM bidang kesehatan yang diantaranya adalah usia produktif, diabetes, melitus dan hipertensi. Data terakhir capaian diabetes melitus 50,01 persen, Hipertensi 12,08 persen dan DDFR 14,28 persen. Dari capaian tersebut SPM masih sangat rendah maka perlu dilakukan Rakor untuk membantu pelaksanaan DDFR PTM agar capaian bisa meningkat”, jelasnya.

Aspemsos berharap pimpinan OPD Kota Medan dapat menggerakkan jajarannya untuk melakukan DDFR PTM secara rutin dan teratur serta berkoordinasi dengan puskesmas setempat untuk mengatur jadwal dan tempat pelaksanaan DDFR PTM.

“Camat diharapkan memastikan dan menginformasikan kepada masyarakat usia diatas 15 tahun di wilayahnya untuk melaksanakan DDFR PTM serta menginstruksikan kepada Lurah untuk memantau dan Memobilisasi Warga untuk melaksanakan DDFR PTM. Kepala Puskesmas juga diharapkan memastikan pelaksanaan DDFR PTM secara rutin dan teratur” ujarnya.

Menurut Aspemsos, PTM merupakan penyakit kronis yang timbul akibat perilaku manusia seperti merokok, diet tidak sehat, kurang aktivitas fisik dan konsumsi minuman yang beralkohol. PTM menjadi masalah kesehatan di masyarakat yang menimbulkan kesehatan kesakitan, kecacatan dan kematian.

BACA JUGA:  Brigsus DPC PKN Kota Medan Kutuk Pengeboman Gereja Katedral Makassar

“PTM dapat kita turunkan angka kesakitan dan kematiannya dengan pengendalian faktor resiko, deteksi dini dan pengobatan yang tepat”, sebutnya.

Sebelumnya Kadis Kesehatan Yuda Pratiwi Setiawan mengungkapkan salah satu strategi pengendalian PTM prioritas yang efisien dan efektif adalah pemberdayaan dan peningkatan peran serta masyarakat lintas sektor juga lintas program untuk ikut berpartisipasi dalam pengendalian faktor risiko PTN prioritas dengan dibekali pengetahuan dan untuk melakukan deteksi dini monitoring faktor risiko PTM serta pencatatan dan pelaporan setiap sasaran yang di skrining.

“Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kota Medan. Mencapai cakupan SPM Bidang Kesehatan Kota Medan dan menurunkan angka kesakitan dan Kematian akibat penyakit tidak menular”, jelasnya.

Menurut Yuda, pertemuan yang diikuti Camat, Kepala Puskesmas dan Lintas Program ini untuk memberikan pengetahuan kepada camat, kepala UPT Puskesmas dan Lintas Program mengenai strategi pengendalian serta percepatan SPM PTM.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti
Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:04 WIB

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Berita Terbaru