Wujudkan Indonesia Emas, Mendikdasmen: Dikdasmen Jadi Aspek Penting

- Penulis

Rabu, 26 Februari 2025 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ist

Foto: ist

Jakarta-Mediadelegasi: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menjelaskan, pendidikan dasar dan menengah menjadi salah satu aspek penting untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Abdul Mu’ti di Magelang Selasa menyampaikan, untuk mencapainya Kemendikdasmen mengusung visi pendidikan bermutu untuk semua. Hal tersebut dinilai juga sejalan dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Astacita yang keempat yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas,” katanya saat memberikan materi pada Retret Kepala Daerah 2025 di kompleks Akademi Militer (Akmil) Magelang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri mengatakan, untuk mengimplementasikan Astacita, pihaknya telah menginisiasi sejumlah program prioritas. Hal ini seperti wajib belajar 13 tahun, peningkatan kualifikasi kompetensi dan kesejahteraan guru, strategi untuk menerapkan pembelajaran mendalam, pengembangan talenta dan prestasi, serta pemenuhan perbaikan sarana-prasarana sekolah.

BACA JUGA:  Kabar Launching Senam Haji dan Batik Indonesia dari Sumut

Dirinya juga mengupayakan agar ke depan berbagai kebijakan tersebut dapat direalisasikan dengan baik dan optimal.

Pada sisi lain, Astacita juga diwujudkan melalui sektor kedaulatan infrastruktur digital. Dalam konteks ini, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebutkan, teknologi menjadi fondasi utama bagi kedaulatan dan kemandirian bangsa.

Menurutnya, suatu negara yang menguasai teknologi dan mampu menciptakan inovasi akan memiliki kendali terhadap masa depan.

Ia menilai, di Indonesia prinsip transformasi digital yang dianut adalah inklusif atau dengan kata lain tidak ada satu pun pihak yang tertinggal.

“Karena itu, tentu salah satu yang menjadi PR di kementerian kami adalah terus membangun infrastruktur di daerah yang saat ini mungkin belum terjangkau internet, khususnya di wilayah 3T -Tertinggal, Terdepan, dan Terluar-,” katanya.

BACA JUGA:  NASA Bocorkan Foto IKN Dari Langit, Ada Apa?

Menkomdigi Meutya juga menekankan, selain aspek infrastruktur digital, aspek sumber daya manusia (SDM) juga penting dalam pemanfaatan teknologi digital.

Menurut dia, aspek tersebut dianggap penting karena saat ini kemajuan artificial intelligence (AI) telah memengaruhi sendi-sendi masyarakat, termasuk geopolitik dunia. Bahkan, sejumlah negara telah memanfaatkan keberadaan AI untuk menguasai dunia.

“Karena perlu kita pahami bahwa transformasi digital bukan hanya tugas pemerintah pusat, namun juga tanggung jawab kita bersama termasuk kepala daerah,” katanya.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru

Foto: Suasana saat proses pemeriksaan dan penempatan khusus (patsus) terhadap Kompol DK di lingkungan Polda Sumatera Utara.

Sumatera Utara

Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus

Kamis, 30 Apr 2026 - 15:16 WIB