Tragedi di Tol ABC Semarang, Kecelakaan Beruntun Tewaskan 2 Orang, Lalu Lintas Macet Parah

Sabtu, 22 November 2025 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan di ruas Tol ABC dalam Kota Semarang, tepatnya di kilometer 432C dari arah Tembalang menuju Gayamsari, Sabtu (22/11/2025). (Foto: Ist.)

Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan di ruas Tol ABC dalam Kota Semarang, tepatnya di kilometer 432C dari arah Tembalang menuju Gayamsari, Sabtu (22/11/2025). (Foto: Ist.)

Medan-Mediadelegasi: Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di ruas Tol ABC dalam Kota Semarang, tepatnya di kilometer 432C dari arah Tembalang menuju Gayamsari, pada Sabtu (22/11/2025). Insiden tragis ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan menyebabkan kemacetan parah di ruas jalan tol tersebut.

Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat truk tronton pengangkut seng hilang kendali dan menabrak truk tangki yang berada di depannya.

“Jalurnya bukan arah Jakarta. Truk Tronton membawa seng menabrak truk tangki di depannya dan berpindah jalur B dan ada mobil Alphard sama Terios. Jadi terlibat empat kendaraan,” ujar AKBP Yunaldi di lokasi kejadian.

BACA JUGA:  Gagal Atasi Banjir, Menteri Disarankan Mundur, DPR: Contoh Filipina!

Akibat kecelakaan tersebut, sopir mobil Toyota Alphard meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain itu, kondektur truk tronton juga tewas karena terjepit badan truk yang ringsek parah.
Beberapa korban lain mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan pertolongan medis di lokasi kejadian.

Dampak dari kecelakaan ini sangat signifikan. Barang muatan berupa seng yang diangkut oleh truk tronton berserakan di badan jalan tol, menyebabkan arus lalu lintas menuju Kota Semarang macet total.

Petugas jalan tol bersama relawan berupaya membersihkan material yang menutup jalan agar lalu lintas bisa kembali normal. Namun, proses evakuasi dan pembersihan memakan waktu cukup lama karena banyaknya material yang berserakan.

Tim Laka Satlantas Polrestabes Semarang yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari para saksi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan beruntun ini.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Melki Laka Lena Terjun Langsung ke Flores, Data Sementara 5 Tewas Usai Gempa M 7,7

“Ini masih kita dalami dari saksi dan fakta di lapangan,” ucap AKBP Yunaldi.

Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tragis yang merenggut nyawa dua orang ini. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi
OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan
Bos Summarecon Tersangka KPK, Manajemen Buka Suara Soal Suap HGB Bogor
Pemerintah Siaga Satu Karhutla IKN, Zona Inti Istana Presiden Dijaga Ketat
KPK Dalami Aliran Dana Suap Rp1,5 Miliar Summarecon, Bisa Jerat Korporasi
Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka KPK, Kini Berstatus Residivis Hukuman Bisa Diperberat
Koper Berisi Rp106 Miliar di Rumah Arif Sugiyanto Diduga Milik Menteri Nusron Wahid
Fahd dan Fadia Arafiq, Kakak Beradik Anak Penyanyi Legendaris yang Sama-sama Terjerat Kasus Korupsi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:44 WIB

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 September 2026 - 15:26 WIB

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 September 2026 - 14:34 WIB

Bos Summarecon Tersangka KPK, Manajemen Buka Suara Soal Suap HGB Bogor

Rabu, 16 September 2026 - 12:07 WIB

Pemerintah Siaga Satu Karhutla IKN, Zona Inti Istana Presiden Dijaga Ketat

Rabu, 16 September 2026 - 10:38 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka KPK, Kini Berstatus Residivis Hukuman Bisa Diperberat

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Foto: Ist.

Nasional

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:44 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Foto: Ist.

Nasional

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:26 WIB