Wapres Gibran Melayat Ke Rumah Andika Lutfi Falah, Korban Brutalitas Polisi

Rabu, 3 September 2025 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi rumah duka Andika Lutfi Falah (16), pelajar yang meninggal dunia usai sempat ikut demonstrasi di Jakarta. (Foto:Ist)

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi rumah duka Andika Lutfi Falah (16), pelajar yang meninggal dunia usai sempat ikut demonstrasi di Jakarta. (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi :  Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melayat ke rumah Andika Lutfi Falah, korban tewas selama demonstrasi massa, di Puri Bidara Permai, Desa Pematang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Selasa, 2 September 2025. Gibran tiba pada pukul 15.00 WIB dan disambut oleh orang tua Andika, Abdul Gofur dan Sofiatun.

Dalam suasana duka, Gibran menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga Andika. “Turut berduka Pak, Bu,” katanya sambil memeluk ayah Andika dan bersalaman dengan ibunya. Gibran juga menanyakan kronologi insiden yang terjadi terhadap Andika.

Andika adalah siswa kelas 11 pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 14 Kabupaten Tangerang. Ia sempat koma selama tiga hari di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Mintohardjo sebelum meninggal. Andika diduga merupakan korban brutalitas polisi ketika ia mengikuti demonstrasi pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Demonstrasi yang diikuti Andika itu merupakan rentetan unjuk rasa massa yang menentang kenaikan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat, berbagai keputusan pemerintah yang tak berpihak pada kepentingan rakyat, dan kenaikan pajak di berbagai bidang. Demonstrasi massa itu berlangsung sejak Senin, 25 Agustus 2025 hingga Selasa, 2 September 2025.

BACA JUGA:  Wapres Gibran Pastikan Pembangunan IKN Terus Berjalan: Masjid Negara dan Basilika Jadi Simbol Kemajemukan

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mencatat sepuluh orang meninggal selama demonstrasi massa. Salah satunya, pengemudi ojek online Affan Kurniawan yang tewas dilindas mobil kendaraan taktis Brigade Mobil Polri di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Gibran juga menyampaikan pesan dukacita dari Presiden Prabowo Subianto atas peristiwa ini.

“Pak Wapres tadi menyampaikan, kalau pak Presiden Prabowo menyampaikan salam duka, belasungkawa,” ungkap ayah Andika, Abdul Gofur.

Selain itu, Wapres Gibran juga memberikan santunan kepada keluarga Andika. Dalam rombongan tersebut, tampak hadir Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki, dan sejumlah pejabat lainnya. Mereka juga menggelar doa bersama untuk Andika.

Keluarga Andika telah menerima kematian Andika. “(Keluarga) sudah mengikhlaskan semua,” kata Pangestu, kakak kandung Andika, saat dihubungi lewat aplikasi pesan singkat.

BACA JUGA:  Kemenag Tegaskan Tak Ada Larangan Pernikahan di Hari Libur

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Anis Hidayah meminta agar negara, dalam hal ini kepolisian, bertanggung jawab atas kematian Andika. “Negara harus bertanggung jawab, ini yang akan kami dorong,” kata Anis.

Anis mengatakan kepolisian harus menyelidiki dugaan pelanggaran prosedur polisi di lapangan dalam menangani demonstrasi massa hingga menyebabkan kematian Andika.

“Meninggalnya (Andika) itu diduga kuat mengalami kekerasan. Ini harus dibuktikan dengan pengumpulan fakta-fakta dan penyelidikan yang serius dari aparat penegak hukum,” ujar Anis.

Kematian Andika menjadi sorotan publik dan menimbulkan tuntutan agar pemerintah bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Semoga keluarga Andika dapat menerima musibah ini dengan sabar dan tabah.

Gibran berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi di masa depan dan masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan aman dan damai . D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Penulis: Dr. Wilmar Eliaser Simandjorang, M.Si.

Opini

Di Mana 5 Persen Orang Keras Kepala Itu?

Senin, 10 Agu 2026 - 10:34 WIB

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB