Deliserdang-Mediadelegasi: Fenomena alam cukup langka bakal kembali terjadi. Gerhana matahari hibrid atau dua gerhana sekaligus, gerhana matahari total dan cincin diperkirakan terjadi pada Kamis 20 April mendatang.
Melansir InstaGram Stasiun Geofisika Kelas I Deli Serdang, Minggu (16/4), menyikapi fenomena langka ini, Stasiun Geofisika Kelas I Deli Serdang akan melaksanakan pengamatan Gerhana Matahari Hibrid pada Kamis, 20 April 2023 pukul 09.00 WIB s.d selesai yang berlokasi di lantai 2 kantor tersebut.
BACA JUGA: Gempabumi M6,4 Guncang Padangsidimpuan
Akun itu menguraikan, Gerhana Matahari adalah peristiwa terhalanginya cahaya Matahari oleh Bulan sehingga cahaya tidak sampai di permukaan Bumi. Gerhana Matahari Hibrid adalah fenomena dimana terdapat dua Gerhana sekaligus, yaitu Gerhana Matahari Total dan Cincin.
BACA JUGA: Gempa Paluta Berkekuatan Magnitudo 5,3 Terasa ke Rantauprapat
Pihak Stasiun Geofisika Kelas I Deli Serdang mengakui, tidak semua wilayah di Indonesia dapat mengamati terjadinya peristiwa ini. Gerhana Matahari Total hanya dapat diamati di Biak dan Pulau Kisar. Sedangkan untuk wilayah Indonesia lainnya dapat diamati peristiwa Gerhana Matahari sebagian. Untuk wilayah Utara Provinsi Aceh tidak dapat teramati.
BACA JUGA: Dua Kali Gempabumi Guncang Padangsidimpuan Petang Ini
Pihak Stasiun Geofisika Kelas I Deli Serdang mengimbau, bagi yang ingin melihat peristiwa tersebut perlu memperhatikan bahwa tidak diperbolehkan melihat Gerhana Matahari dengan mata telanjang karena dapat merusak mata. “Sebaiknya gunakan kacamata khusus yang berlapis filter cahaya Matahari agar mata kita terhindar dari Radiasi,” tulisnya. D|Red-06






