38 Tahun Amin Aloysius Turnip BA Menghadap-Nya, Legacy Religi dan Etnik dalam Tuntunan untuk Kehidupan Masa Kini

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

In Memoriam 38 Tahun Amin Aloysius Turnip. Foto: D|Ist

In Memoriam 38 Tahun Amin Aloysius Turnip. Foto: D|Ist

Samosir-Mediadelegasi:Amin Aloysius Turnip BA genap 38 tahun tanggal 27 september 2025 , menghadap-Nya. Meski berjalan menuju setengah abad namun legacynya masih memiliki keistimewaan, bersinar dalam nafas religi.

Lebih setengah abad lampau, guru Agama Katolik di SD Negeri dan SMP di Samosir itu rutin mengikuti dan menggelar acara tradisi yang disebut berkaitan dengan kekuatan profetik, khususnya arwah leluhur.

Di sejumlah kegiatan religi yang dipadu dengan etnik, suami T Br Sagala (op Tahanni) tersebut melibatkan warga negara asing seperti Ps Guide de Vet OFMCap dari Belanda.

Warisan pria yang pada Sabtu 27 September 2025, genap 38 tahun berada di rumah-Nya itu menjadi tuntunan hidup berbasis religi. “Almarhum bapak dulu rutin mengadakan mandudu lengkap dengan pasukan musik etnik utuh, termasuk sordam, ikut serta bersama massa,” jelas putranya Ir Mandalasah Turnip SH.

BACA JUGA:  Hampir 100% Listrik Padam di Samosir Akibat Cuaca Ekstrim Masih Berlanjut

Menurutnya, almarhum menggunakan mata hati dalam memuliakan-Nya. “Kalau bikin kegiatan musik, misalnya, saat itu bona pasogit belum ada aliran listrik, prosesi dilakukan mengandalkan lampu tradisional. Prosesi keliling kampung dengan musik dan irama-irama khas. Orangtua kami mengikuti prosesi dengan keyakinan Katolik yang sangat kental. Artinya, sejak hampir seabad lampau, inkulturatif sudah dilakukan,” tambah pria yang menjabat sebagai Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia (Gabpkin) Sumatera Utara itu.

Yang dipetik dari tradisi yang dilestarikan adalah bagaimana memadukan keyakinan berdasar religi serta melestarikan tradisi. “Semakin hari, semakin sedikit generasi milenial yang tahu mandudu tersebut,” tambahnya didampingi pahompu almarhum, Alexius Turnip.

Mandudu bagi banyak orang merupakan upacara meminta berkat kepada Sang Khalik melalui perantara arwah leluhur. Para peserta berdoa semalaman penuh dengan diiringi gondang sabangunan serta perkusi etnik. Ada yang mengadakan kegiatan bersamaan dengan mangalahat horbo.

BACA JUGA:  Bupati Samosir Rayakan Paskah Oikumene di Aula Paroki St Mikhael

Mandalashah Turnip menegaskan, bagi yang khusyuk melakukannya maka semakin trans. Ia ingat bagaimana dudang-dudang yang mengalun ritmis. Irama tersebut kadang mendatangkan sensasi transendental bahkan mistis. “Irama gak boleh berhenti dan tetap dibunyikan sepanjang acara. Irama tersebut adalah doa,” kenangnya sambil mengatakan almarhum menuntut anak-borunya untuk hidup seimbang mikro dan makrosmos, antara batin individu dengan alam sekitar.

Menurutnya, dalam Katolik kan ada requem. Hampir sama.

Memorinya kembali ke era 50 tahun lalu di mana masyarkat Samosir yang kompak padu, religius dan saling mendukung bila ada kegiatan religi dan adat.D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minggu 27 September 1987 – Minggu 27 September 2026: In Memoriam 39 Tahun Amin Aloysius Turnip, Menjaga Legacy Religi, Politik, Etnik, dan Kelestarian Alam
Komnas PA Samosir Soroti Insiden Penertiban Kios Menara Pandang Tele, Tekankan Perlindungan Anak dan Evaluasi SOP
Polres Samosir Periksa 4 Pria Diduga Peras Kades
HUT GKPI Ke-62, Wabup Ariston Ajak Jemaat Perkuat Iman
Serentak Se-Sumut, Pemkab Samosir Hadirkan Gerakan Pangan Murah Bagi Masyarakat
Tim Gabungan Pemkab Samosir Hentikan Reklamasi Ilegal di Sempadan
Pemkab Samosir Perkuat Sinergi Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf
SMAN 1 Simanindo Keluar Sebagai Juara Turnamen Piala Bupati Samosir U-17
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 16:04 WIB

Minggu 27 September 1987 – Minggu 27 September 2026: In Memoriam 39 Tahun Amin Aloysius Turnip, Menjaga Legacy Religi, Politik, Etnik, dan Kelestarian Alam

Jumat, 25 September 2026 - 23:06 WIB

Komnas PA Samosir Soroti Insiden Penertiban Kios Menara Pandang Tele, Tekankan Perlindungan Anak dan Evaluasi SOP

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIB

Polres Samosir Periksa 4 Pria Diduga Peras Kades

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:31 WIB

HUT GKPI Ke-62, Wabup Ariston Ajak Jemaat Perkuat Iman

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Serentak Se-Sumut, Pemkab Samosir Hadirkan Gerakan Pangan Murah Bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB