Dugaan Pungli Retribusi Parkir Menguap, Budidharma: Jangan Hancurkan Keberkahaan Kota Medan

- Penulis

Kamis, 15 April 2021 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: Dugaan pungutan liar (Pungli) retribusi parkir di Jalan Gunung Krakatau menguap, dan menuai sorotan organisasi kepemudan (OKP) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Karya Nasional (PKN) Kota Medan.

Pasalnya, status jalan yang diduga jadi objek dugaan Pungli retribusi parkir tersebut, tak sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan dan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2013 tentang Larangan Parkir di Jalan Nasional dan Provinsi .

Hal itu tegas dikatakan Sekretaris DPC PKN Kota Medan Budidharma SH (foto) kepada media, Kamis (15/4/2021), bahwa Jalan Gunung Krakatau ujung bukanlah objek parkir.

“Info dan investigasi anggota dilapanngan, oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan berinisial DS terang-terangan mengkoordinir Sejumlah orang lakukan pengutipan retribusi parkir,”Ujarnya.

BACA JUGA:  Kepala BNPB: Isoman Ada Syaratnya

Dipaparkan Budidharma, dari hasil amatan dilapangan dan laporan dilokasi yang dijadikan objek parkir oknum Dishub berinisial DS tersebut, mencapai nilai nominal hasil pengutipan hingga jutaan rupiah.

Penutupan rutin dilakukan setip hari, mulai siang dan malam. Oknum dishub inisial DS yang disebut-sebut mendapat izin dan restu dari kepala bidang (Kabid) parkir.

“Kami menduga, kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kota Medan dan Kabid Parkir terindikasi meraup keuntungan pribadi dari dugaan Pungli ini. Sehingga indikasi Pungli terkesan dibiarkan,”Jelasnya.

Ironisnya, Lanjut Budhidharma yang juga berprofesi sebagai lawyer ini mendapatkan informasi bahwa, oknum pegawai Dishub Medan berinisial DS terus melakukan pungli sepanjang jalaan tersebut, dengan mengerahkan jukir liar denngan atribut badge jukir yg ditandatangani kadishub itu sendiri.

BACA JUGA:  Antonius Tumanggor: Pemko Harus Bersinergi Tangani Sampah

Sementara, Kadis Perhubungan Kota sebelumnya jelas dan tegas menyatakan juga, Jalan Gunung Krakatau Kecamatan Medan timur adalah jalan nasional yang tidak diambil retribusi parkirnya.

“Kami berharap, dugaan Pungli ini segera ditertibkan. Jangan hancurkan keberkahaan Kota Medan dengan perilaku dan mental koruptor seperti ini. Karena yang kami pahami, perilaku koruptor itu hanya bisa dibasmi dari akarnya.Seperti contoh kecil yang terjadi saat ini,”Pangkas Budhidharma.

D|Mdn-ika/ard

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan
Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah
Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:15 WIB

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:31 WIB

​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru