Ampas Minta Ombudsman Inspeksi ke Rutan

Selasa, 12 Oktober 2021 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi : Ketua Aliansi Masyarakat Pedulii Pemasyarakatan (AMPAS), Rahmadsyah mendesak Ombudsman RI perwakilan Sumatera Utara, untuk segera melakukan inspeksi ke rumah tahanan (Rutan-red), sekaitan dengan persoalan penuh sesak atau overcrowded, sebagai salah satu penyebab kematian penghuni.

“Kami melihat persoalan kematian di dalam lapas selain minimnya penyediaan layanan kesehatan, persoalan lain yang tak kalah pentingnya adalah soal overcrowded lapas,” ungkap Rahmadsyah, pada wartawan, Selasa (11/10) melalui saluran selularnya.

Dikatakannya, berdasarkan data AMPAS bahwa rendahnya sanitasi, kurangnya sirkulasi udara, dan minimnya asupan nutrisi turut berkontribusi pada penurunan kondisi kesehatan tahanan. Kondisi penjara Indonesia yang overcrowded akut menjadi salah satu akar masalah banyaknya penghuni penjara yang menderita gangguan pernapasan dan gangguan pencernaan sebelum mereka meninggal.

BACA JUGA:  Petugas Rutan Kelas I Medan Dilatih Bela Diri Kempo

Pada 2019, AMPAS untuk Rutan Labuhan Deli Kanwil Kemenkum HAM Sumut misalnya, telah mengalami Over Crowded, tingkat Hunian di Rutan Labuhan Deli sudah mencapai hampir 1600 tahanan/narapidana, padahal kapasitas daya tampung gedung hanya 363 tahanan/narapidana

Menurut Rahmadsyah persoalan sesaknya penjara karena jumlah narapidana ataupun tersangka yang masuk ke dalam penjara, tidak sebanding dengan jumlah yang keluar. “Catatan kami soal penuh sesaknya lapas di Indonesia berkaitan dengan jumlah pidana yang begitu tinggi, terutama jumlah pidana narkotika. Kita sudah menyurati Ombudsman RI Perwakilan Sumut, dan saya dengar mereka akan mengadakan FGD dan kita siap hadir” ungkap Rahmadsyah

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumatera Utara, Abyadi Siregar mengatakan persoalan Over Crowded di Rutan akan kita bawa kedalam Forum Group Diskussion ( FGD ) bersama Ombudsman RI Pusat dan akan mengundang Aliansi Masyarakat Peduli Pemasyarakatan pada tanggal 19 Oktober 2021 untuk hadir pada acara tersebut.“Kita akan membuat FGD tentang persoalan Over Crowded pada tanggal 19 Oktober 2021, kita akan undang Aliansi Masyarakat Peduli Pemasyarakatan untuk hadir pada FGD tersebut” ungkapnya.D|M04

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah
ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan
Aksi DPP RAJA Disambut Baik, Kejati Sumut Janji Dalami Kasus Rp14,5 M
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 16:12 WIB

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031

Sabtu, 5 September 2026 - 14:27 WIB

Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi

Sabtu, 5 September 2026 - 11:54 WIB

Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Foto: Ist.

Nasional

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:44 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Foto: Ist.

Nasional

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:26 WIB