AMSP2-KN Resmi Melaporkan PT STM ke KPK

- Penulis

Selasa, 1 Februari 2022 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris AMSP2-KN, Fatiziduhu Zai yang didampingi Paul Hia mewakili Pemuda Peduli Nias di Gedung Merah Putih KPK RI Jakarta Selatan, menunjukkan surat tanda terima dari KPK.(
D/Nsn-111)

Sekretaris AMSP2-KN, Fatiziduhu Zai yang didampingi Paul Hia mewakili Pemuda Peduli Nias di Gedung Merah Putih KPK RI Jakarta Selatan, menunjukkan surat tanda terima dari KPK.( D/Nsn-111)

Nisel-Mediadelegasi: AMSP2-KN (Aliansi Masyarakat Sipil Pemerhati Pembangunan Kepulauan Nias) pada, Senin (31/01/2022) resmi melaporkan kontraktor PT STM yang dikerjakan secara Swakelola oleh PPK 3.5, Satker III dan B2PJN Sumut sebagai perusahaan yang mengerjakan proyek preservasi jalan nasional ruas Gunung Sitoli-Teluk Dalam TA. 2021 ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) RI, dengan dugaan melakukan korupsi melakukan kerjaan asal jadi.

Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris AMSP2-KN, Fatiziduhu Zai yang didampingi Paul Hia mewakili Pemuda Peduli Nias di Gedung Merah Putih KPK RI Jakarta Selatan.

Sekretaris AMSP2-KN Fatiziduhu Zai kepada mediadelegasi.id menuturkan, bahwa proyek ini dinilai sangat bobrok dan jauh dari kata layak untuk ukuran proyek APBN. Beberapa bulan hal ini sudah diingatkan beberapa kali oleh AMSP2-KN kepada PPK 3.5, dengan berbagai cara sebagai pemberi pekerjaan mewakili Pemerintah.

BACA JUGA:  KPK Panggil Selebgram Lisa Mariana Terkait Kasus Korupsi Bank BJB

“Namun hal itu tidak digubris dan seakan anggap sepele oleh berbagai pihak yang terlibat didalamnya, seperti kontraktor, PPK 3.5, satker III dan B2PJN Sumatera Utara,” ucapnya.

Fatiziduhu kembali mengungkapkan, dengan melaporkan kasus ini secara resmi maka AMSP2-KN dan masyarakat Kepulauan Nias pada umumnya menggantungkan harapan besar kepada KPK RI, untuk membongkar kasus ini sampai ke akar-akarnya.

“Sebab menurutnya, dalam kasus ini ada indikasi kuat antara rekanan, PPK 3.5 ,Satker III dan B2PJN Sumatera Utara yang diduga di back up oleh beberapa oknum yang merasa dirinya kebal hukum. Indikasi tersebut begitu kuat berhembus di tengah tengah masyarakat Kepulauan Nias, setelah tercium adanya oknum APH yang menerbitkan SPRINDIK. Berdasarkan laporan dari AMSP2-KN sementara AMSP2-KN dengan tegas menyatakan belum pernah melaporkan hal ini sebelumnya kecuali pada hari ini (ke KPK RI),” imbuhnya.

BACA JUGA:  Beredar Foto Kantor Kontraktor di Padangsidimpuan Disegel KPK

Masyarakat Kepulauan Nias dan AMSP2-KN saat ini sangat percaya bahwa KPK RI bisa mengungkap dan membongkar kasus ini.

” Masyarakat kepulauan nias mengharapkan KPK untuk membongkar permasalahan ini, sehingga kasus ini bisa menjadi pintu masuk bagi KPK RI untuk membongkas dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepotisme yang begitu kasat mata di hampir semua lini di Kepulauan Nias,” ungkapnya. (D/Nsn-111)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satreskrim Polres Nisel Gelar Pekara Dugaan KDRT Dialami Rini Mawati Waruwu
Prapid Ditolak, Kuasa Hukum Osarao Tafonao Mengaku Prihatin
Penyebab Kematian Arima Ndururu Belum Terungkap
Mrs X Telentang di Tepi Jalan Raya Masih di Puskesmas Lahusa
Abang Beradik Kenak Tikam, Satu Tewas
Warga Temukan Mayat FG di Bawah Pohon Kuweni
Mini Bus Terpental di Jalan Lintas Gunungsitoli-Teluk Dalam
Upacara Penurunan Bendera di Siduaori
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 November 2023 - 15:08 WIB

Satreskrim Polres Nisel Gelar Pekara Dugaan KDRT Dialami Rini Mawati Waruwu

Sabtu, 8 April 2023 - 20:55 WIB

Prapid Ditolak, Kuasa Hukum Osarao Tafonao Mengaku Prihatin

Senin, 12 September 2022 - 11:51 WIB

Penyebab Kematian Arima Ndururu Belum Terungkap

Kamis, 1 September 2022 - 09:33 WIB

Mrs X Telentang di Tepi Jalan Raya Masih di Puskesmas Lahusa

Selasa, 30 Agustus 2022 - 21:55 WIB

Abang Beradik Kenak Tikam, Satu Tewas

Berita Terbaru