Penanganan Kasus Tewasnya Brigadir J

- Penulis

Selasa, 26 Juli 2022 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zaky Ahmad Rifa'I, Ketua Umum PP KAMMI. Foto: D|Ist

Zaky Ahmad Rifa'I, Ketua Umum PP KAMMI. Foto: D|Ist

Jakarta-Mediadelegasi: Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ikut angkat bicara terkait perkembangan penanganan kasus tewasnya Brigadir Yoshua Hutabarat (Brigadir J).

Hal itu dikarenakan, banyaknya narasi pemberitaan daur ulang terkait kasus tewasnya Brigadir J yang menjurus kepada berita bohong alias bisa jadi dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“KAMMI meminta masyarakat lebih bijak dalam menanggapi kasus ini dan tidak ikut menyebarkan berita-berita yang belum jelas kebenarannya,” tegas Zaky Ahmad Rifa’I, Ketua Umum PP KAMMI.

Menurutnya, spekulasi masyarakat yang berkembang memang tidak bisa dihindari jika kasus tewasnya Brigadir J tidak segera terselesaikan.

Menurut Zaky Ahmad  hal ini karena pada kasus tewasnya Brigadir sudah jelas menyangkut soal kemanusiaan dan juga kredibilitas institusi Polri.

BACA JUGA:  BPS Laporkan Penurunan Signifikan Angka Kemiskinan Ekstrem di Indonesia

“Saya yakin kasus ini akan terungkap secara transparan, sebab oknum-oknum yang kemungkinan ada kaitannya dengan kasus ini sudah dinonaktifkan, CCTV juga sudah ditemukan, dan dugaan telah naik ke pembunuhan berencana,” ujar Zaky kepada wartawan di Jakarta Senin kemarin.

Ia berharap agar Polri segera dapat menetapkan tersangka agar spekulasi di luar tidak kian berkembang kemana-mana.

Ketua Umum PP KAMMI ini juga meminta kepada masyarakat,  agar tidak turut memperkeruh suasana dengan menyebar informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kita percayakan sepenuhnya kepada tim khusus yang dibentuk pak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan juga Komnas HAM yang juga turun tangan secara mandiri.yang diinstruksikan khusus untuk mengungkap dalam penanganan kasus ini,” tegas Zaky Ahmad. D|Med-55

BACA JUGA:  Letjen TNI Djaka Budhi Utama Dikabarkan Jadi Dirjen Bea Cukai, Ini Profilnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru