Wali Kota: Kenalkan Sosok Guru Patimpus Pada Generasi Muda

- Penulis

Rabu, 19 Oktober 2022 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Medan Bobby Nasution didampingi Kadis Kebudayaan Kota Medan OK Zulfi (ketiga kiri), Kadis Kebersihan dan Pertamanan Syarifuddin Irsan Dongoran (kedua kiri) dan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Adlan (kiri) saat menerima Panitia Peluncuran Buku Guru Pa Timpus Sembiring Pelawi yang diketuai John Peter Roy Kaban (kedua kanan), di Balai Kota Medan, Selasa (18/10).  Foto: Diskominfo Kota Medan.

Wali Kota Medan Bobby Nasution didampingi Kadis Kebudayaan Kota Medan OK Zulfi (ketiga kiri), Kadis Kebersihan dan Pertamanan Syarifuddin Irsan Dongoran (kedua kiri) dan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Adlan (kiri) saat menerima Panitia Peluncuran Buku Guru Pa Timpus Sembiring Pelawi yang diketuai John Peter Roy Kaban (kedua kanan), di Balai Kota Medan, Selasa (18/10). Foto: Diskominfo Kota Medan.

Medan-Mediadelegasi: Wali Kota Medan Bobby Nasution, mengatakan sosok keteladanan dan nilai-nilai kerukunan yang diwariskan pendiri Kota Medan Guru Patimpus Sembiring Pelawi perlu diperkenalkan dan ditularkan pada generasi muda.

“Perkenalkan dan ajarkan kepada anak-anak kita tentang sejarah dan adat istiadat yang ada di Kota Medan, termasuk tentang sosok Guru Patimpus Sembiring Pelawi,” kata Wali Kota saat menerima kunjungan panitia peluncuran buku Kisah Perjalanan Guru Pa Timpus Sembiring Pelawi, di Balai Kota Medan, Selasa (18/10).

Bobby Nasution atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, menyatakan turut mendukung kalangan yang berinisiatif menerbitkan buku tentang perjalanan sejarah hidup para tokoh yang berjasa kepada masyarakat, seperti sosok Guru Patimpus.

Karena itu, Bobby telah menjadwalkan untuk hadir dalam acara peluncuran buku Guru Pa Timpus Sembiring Pelawi yang digelar di Convention Hall Hotel Danau Toba Medan pada 22 Oktober 2022.

Pada kesempatan tersebut Wali Kota juga mengingatakan bahwa Indonesia memiliki warisan leluhur yang tak ternilai harganya yang kemudian menjadi semboyan negara, Bhinneka Tunggal Ika, yang memiliki makna berbeda-beda tetapi tetap satu jua, atau mengandung makna persatuan dan kesatuan.

BACA JUGA:  IMPLEMENTASI NILAI NILAI PANCASILA DI TENGAH GENERASI MUDA

Kota Medan dengan penduduknya yang multi etnis, diakuinya, sejak ratusan tahun silam sudah terbiasa bersama dalam kehidupan bersosial di tengah perbedaan adat istiadat, budaya, agama, ras dan antargolongan.

“Saya senantiasa mengajak seluruh masyarakat Kota Medan untuk menjadikan perbedaan itu sebagai kekuatan untuk membangun kehidupan yang harmonis, damai dan penuh toleransi,” tuturnya.

Sebelumnya ketua panitia peluncuran buku Guru Pa Timpus Sembiring Pelawi, John Peter Roy Kaban, menjelaskan bahwa berdasarkan data dan riset yang dilakukan, saat ini persentase warga Kota Medan yang mengenal Guru Patimpus sebagai pendiri Kota Medan hanya sekitar 23 persen.

“Karena itulah kami bekerja sama dengan Patimpus Pelawi Pendiri Kota Medan atau PPPKM berinisiatif meluncurkan buku berisi tentang sejarah dan biografi Guru Pa Timpus Sembiring Pelawi, termasuk perjalanan hidupnya saat mendirikan Kota Medan ini,” ujar pria yang akrab disapa Roy Kaban ini.

Selain peluncuran buku, pihaknya juga telah merencanakan pemugaran makam Guru Patimpus Sembiring Pelawi dan mendirikan geriten atau tugu sang pendiri Kota Medan itu di Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.

“Acara peletakan batu pertama pemugaran makam Guru Patimpus Sembiring Pelawi direncanakan dilaksanakan sehari setelah peluncuran buku,” ucap Roy Kaban.

BACA JUGA:  Kabid Humas Polda Sumut Mendapat Apresiasi dari Rumah Sahabat Da’i

Hari Jadi Kota Medan
Berdasarkan keterangan yang dirangkum dari berbagai sumber, Hari Jadi Kota Medan yang diperingati setiap tanggal 1 Juli mengacu kepada wafatnya Guru Patimpus Sembiring Pelawi pada 1 Juli 1590.

Penamaan “Medan” berasal dari kata “Madaan” yang berarti menjadi sehat atau lebih baik.

Guru Patimpus yang lahir di Ajijahe, Kabupaten Karo, semasa pengembaraannya dikenal sebagai seorang yang ahli menyembukan penyakit dengan menggunakan ramuan tradisional Karo.

Guru dalam bahasa Karo berarti seorang yang berilmu dan Pa Timpus Sembiring Pelawi dikenal pada masa itu adalah sosok “guru” tersebut. Konon, ia juga dikenal sebagai sosok yang penuh dengan kewibawaan, gagah dan berjiwa patriot.

Sosok Guru Patimpus yang berjasa dan memiliki semangat juang yang tinggi menjadi panutan masyarakat hingga saat ini.

Sebagai wujud penghormatan atas jasa kepada sang pendiri Kota Medan itu, Pemkot Medan mendirikan monumen Guru Patimpus di Bundaran Petisah dan mengabadikan namanya menjadi salah satu jalan di kawasan inti kota tersebut. D|Red-04

3 tanggapan untuk “Wali Kota: Kenalkan Sosok Guru Patimpus Pada Generasi Muda”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya
Dittipidnarkoba Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Diskotek New Zone Medan
Pemprov Sumut Gelar Geo Festival di Danau Toba dengan Anggaran Rp 2 M
Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan
Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah
Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:14 WIB

Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:12 WIB

Dittipidnarkoba Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Diskotek New Zone Medan

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:09 WIB

Pemprov Sumut Gelar Geo Festival di Danau Toba dengan Anggaran Rp 2 M

Senin, 18 Mei 2026 - 13:15 WIB

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:31 WIB

​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan

Berita Terbaru