Soekirman Ingin Bitra Terus Membangun Peradaban Bersama Rakyat

Sabtu, 21 Januari 2023 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembina Yayasan Bitra Indonesia Soekirman (depan, tiga kiri) foto bersama sejumlah aktivis muda dan mantan aktivis Bitra di era tahun 1980 hingga 2000-an dalam acara reuni, di Medan, Sabtu (21/1).  Foto: Amirsyam

Pembina Yayasan Bitra Indonesia Soekirman (depan, tiga kiri) foto bersama sejumlah aktivis muda dan mantan aktivis Bitra di era tahun 1980 hingga 2000-an dalam acara reuni, di Medan, Sabtu (21/1). Foto: Amirsyam

Medan-Mediadelegasi: Pembina Yayasan Bina Keterampilan Pedesaan atau Bitra Indonesia Soekirman berharap kepada segenap aktivis yang bernaung di bawah organisasi nirlaba itu terus berperan aktif membangun peradaban bersama rakyat.

“Bitra lahir dari semangat bersama dan berangkat dari keprihatinan terhadap masyarakat di perdesaan yang termarjinalkan,” katanya di sela acara reuni dengan para pendiri dan aktivis Bitra Indonesia, di Medan, Sabtu (21/1).

Menurut mantan Bupati Serdang Bedagai ini, ide pendirian Bitra tahun 1986 digagas dan dimotori oleh lima orang aktivis yang kritis dan peduli untuk mendorong percepatan pembangunan yang berkelanjutan di bidang sosial, politik, ekonomi dan lingkungan.

Kelima orang penggagas pendiri Bitra, yaitu Soekirman, Wahyudi, Sabirin, Swaldi dan Listiani yang program awalnya fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) di perdesaaan di Sumatera Utara (Sumut).

Di awal pendiriannya, lanjut dia, Bitra hanya berstatus sebagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang selanjutnya banyak diminati kaum aktivis muda yang ingin ikut berperan memperjuangkan kemandirian rakyat di wilayah perdesaan.

BACA JUGA:  IKA-FH Unika Santo Thomas Komitmen Angkat Potensi Alumni

Seiring perjalanan waktu, kata Soekirman, Bitra lambat laun mampu menjadi sebuah organisasi masyarakat sipil yang dipercaya serta dijadikan rujukan dan sumber belajar untuk pemberdayaan masyarakat.

“Melalui rapat pleno akhirnya Bitra pada Februari 2005 disepakati menjadi badan hukum berbentuk yayasan yang diberi nama Bitra Indonesia,” paparnya.

Tujuan dari Yayasan Bitra Indonesia, antara lain mendampingi masyarakat dalam mengembangkan sumber daya alam dan sumber daya manusia baik secara perorangan maupun kelompok dalam usaha.

Selain itu, kata dia, meneguhkan dan memperkuat partisipasi masyarakat marginal dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi.

Ke depan, ia berharap Bitra bisa terus berlanjut dan berkembang dengan melibatkan kalangan generasi muda yang berpihak pada peningkatan kualitas SDM masyarakat desa.

BACA JUGA:  Kemensos Buka Lowongan Guru Sekolah Rakyat

“Saya berharap sekaligus berpesan, kiranya Bitra Indonesia ini dirawat, siapapun nanti yang melanjutkannya dan tidak harus dari kami selaku pendiri,” ujar dia.

Soekirman menyatakan optimis program Bitra Indonesia akan terus berjalan sesuai dengan visi, misi di tangan para pengurus yang diyakini memiliki integritas dan kemampuan mumpuni di berbagai bidang.

“Teruslah belajar, membaca dan berinovasi sesuai kemampuan dan kapasitas masing-masing,” ujar mantan dosen Fakultas Pertanian USU itu.

Acara reuni mantan aktrivis Bitra di era tahun 1980 hingga 2000-an berlangsung dalam suasana penuh keakraban sembari diisi dengan pembacaan puisi oleh Johenri Chaniago,
pemutaran film dokumenter Atok Labu dan acara hiburan lainnya.

“Banyak pengalaman semasa berkiprah di Bitra, antara lain menggelar forum diskusi formal dan melakukan aksi jalanan untuk menyuarakan aspirasi atas ketidakadilan pemerintah,” ujar Iswan Kaputra, mantan aktivis Bitra. D|Med-AS

2 tanggapan untuk “Soekirman Ingin Bitra Terus Membangun Peradaban Bersama Rakyat”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti
Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru