Berikut tiga jenderal TNI Berdarah Batak lulusan Akmil 1997

- Penulis

Senin, 1 April 2024 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berikut tiga jenderal TNI Berdarah Batak lulusan Akmil 1997

Berikut tiga jenderal TNI Berdarah Batak lulusan Akmil 1997

Jakarta-Mediadelegasi: Deretan pangkat di militer memang menjadi daya tarik tersendiri. Salah satunya adalah perwira tinggi dengan pangkat jenderal.

Seperti diketahui, lulusan Akademi militer (Akmil) pada 1997 sekarang ini rata-rata sudah mencapai pangkat kolonel.

Namun, di antara mereka, ada yang telah menjadi perwira tinggi dengan pangkat jenderal. Jenderal TNI lulusan Akademi Militer tahun 1997 ini berhasil membuktikan kemampuannya yang luar biasa di TNI.

Berikut tiga jenderal TNI Berdarah Batak lulusan Akmil 1997  dengan karier cemerlang :

1.Brigjen TNI M. Leo Pola Ardiansa Siallagan

Brigjen TNI M. Leo Pola Ardiansa Siallagan sebelumnya pernah menjabat Dandim 1007/Banjarmasin.

Brigjen TNI M. Leo Pola Ardiansa Siallagan lulusan Akmil 1997.

Pria kelahiran 1975 asal Kabupaten Samosir,tepatnya di  tolping kec simanindo kab samosir Sumatera Utara, itu kini menjabat Kapuskon Baranahan Kemhan RI.

BACA JUGA:  Respon Kamaruddin Simanjuntak Usai Dirut Taspen Dicopot

M. Leo Pola Ardiansa Siallagan menggantikan posisi Ramses Limbong yang promosi jabatan menjadi Warek Bid. Keuangan dan Umum Unhan dengan pangkat Mayjen TNI.

2.Mayor Jenderal TNI Ramses Limbong, S.I.K, S.Msi.

Berdasarkan Surat Aspers Panglima TNI Nomor B/362/X/2023/Spers tanggal 25 Oktober 2023 tentang kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Pati TNI, dari 37 orang Angkatan Darat kenaikam pangkat dari Kolonel menjadi Brigadir Jenderal dan dari Brigadir Jenderal menjadi Mayor Jenderal salah satunya adalah

Mayor Jenderal TNI Ramses Limbong, S.I.K, S.Msi. sekarang menduduki jabatan menjadi Warek Bid. Keuangan dan Umum Unhan dengan pangkat Mayjen TNI.

3.Brigjen TNI Kristomei Sianturi.

Brigjen TNI Kristomei Sianturi lahir pada tahun 1976.

Di usianya ke 47 tahun saat ini, ia perwira tinggi TNI-AD yang sejak 2 Oktober 2023 mengemban amanat sebagai Kadispenad.

BACA JUGA:  Meski tak Akan Ditilang, Berkendara Jangan Pakai Sandal Jepit

Brigadir Jenderal TNI Kristomei Sianturi dair Dinas/cabang Infantri TNI Angkatan Darat.Brigjen TNI Kristomei Sianturi lahir tahun 1976 di Kotabumi, Lampung Utara, Lampung.Ia lulusan SMA Taruna Nusantara (1994), lulusan Akmil 1997 dan S2 Manajemen Pertahanan Unhan (2012).

Brigadir Jenderal TNI Kristomei Sianturi pernah pendidikan di Diklapa I, Diklapa II, lulusan terbaik; Seskoad (2012), Sesko TNI (2019), dan Dikbangspes.

Kemudian, Suspa Intel LN (Military Intelligence Basic Officer Leader Course/MIBOLC) di Amerika Serikat (2003), Suspa Intelstrat (2004), dan Sus Danyon.Riwayat jabatan strategis yang pernah diemban Brigadir Jenderal TNI Kristomei Sianturi ialah Asops Kasdam I/Bukit Barisan (2020-2022), Danrindam Iskandar Muda (2022), Paban IV/Opsdagri Sops TNI (2022-2023) dan Kadispenad (2023-Sekarang).D|Red

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru