Wali Kota Medan Paparkan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di Kota Medan

- Penulis

Kamis, 16 Mei 2024 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Medan Paparkan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di Kota Medan

Wali Kota Medan Paparkan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di Kota Medan

Medan-Mediadelegasi: Wali Kota Medan, Bobby Nasution menyajikan pemaparan 8 aksi konvergensi penurunan stunting di kota Medan tahun 2023 secara daring dari ruang Command Center Kantor Wali Kota Medan, Kamis (16/5).

Paparan yang disampaikan Bobby Nasution merupakan bagian dari Penilaian Kinerja Kab/kota se-Sumatera Utara dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2023 di Sumut yang dilaksanakan oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Sumutera Utara.

Didampingi Wakil Wali Kota Medan, H. Aulia Rachman, Kepala Bappeda, Benny Iskandar, Kepala Dinas Kominfo, Arrahmaan Pane dan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Taufik Ririansyah, Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengawali paparanya dengan menyampaikan gambaran umum tentang kota Medan, kemdian dilanjutkan dengan paparan tren prevalensi stunting di kota Medan dari tahun 2021-2024, dimana jumlah balita stunting di Kota Medan setiap tahunya terus berkurang dari jumlah sebelumnya 368 balita di 2021, kini menjadi 208 balita di tahun 2024 (februari).

BACA JUGA:  Puluhan Remaja Dilatih Buat Konten Kreatif

“Penderita stunting di kota Medan terus mengalami penurunan setiap tahunya, kondisi ini tidak terlepas dari program bapak asuh anak stunting kota Medan yang berkolaborasi dengan TNI dan Polri serta BUMN,” kata Bobby Nasution.

“Masing-masing perangkat Daerah dan Kecamatan juga melakukan inovasi dengan menghadirkan berbagai program penangan stunting serta kami juga mendapatkan bantuan dalam bentuk CSR dari berbagai perusahaan di kota Medan untuk penanganan stunting ini”sambung Bobby Nasution.

Disamping itu Bobby Nasution juga memaparkan analisis situasi dan rencana kegiatan dengan dukungan melalui anggaran dana kelurahan untuk tahun 2023 yang dilaksanakan oleh 135 Kelurahan di 21 Kecamatan.

“Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pelaksanaan pos gizi, pemberian makanan tambahan di posyandu, sosialisasi pencegahan stunting kepada remaja, ibu hamil, ibu menyusui, ibu yang memiliki balita stunting serta pasangan usia subur. Peningkatan kapasitas kelembagaan, dan perawatan kesehatan bagi ibu hamil dan menyusui serta kegiatan pembangunan sarana dan prasarana,” ujar Bobby Nasution melanjutkan paparanya.

BACA JUGA:  Sumut Segera Terapkan Belajar Lima Hari Dalam Sepekan

Selain itu lanjut Bobby Nasution lagi, Pemko Medan juga melakukan rembuk stunting mulai dari tingkat Kelurahan hingga tingkat Kota.

“Langkah ini selaras dengan komitmen kami untuk terus menjadikan anak-anak di Kota Medan terbebas dan terhindar dari stunting sehingga seluruh anak di Kota Medan dapat tumbuh sehat,” pungkas Bobby Nasution.

Usai pemaparan dari Wali Kota Medan, Bobby Nasution, acara tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh tim panelis yang berasal dari Pemerintah Provinsi Sumut dan akademisi USU.D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah
Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”
Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur
Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut
Sorotan Kasus RS Islam Malahayati: Dugaan Malpraktik, Pembayaran Gelap, Dinkes Sumut Minta Maaf dan Minta Kemenkes Bertindak
Robi Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia
Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Manajemen Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Bungkam Soal “Mal Praktik” dan Pembayaran Administrasi Pasien ke Rekening Pribadi Prof dr RD
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:49 WIB

Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:47 WIB

Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:18 WIB

Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur

Senin, 15 Juni 2026 - 17:14 WIB

Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut

Senin, 15 Juni 2026 - 14:48 WIB

Sorotan Kasus RS Islam Malahayati: Dugaan Malpraktik, Pembayaran Gelap, Dinkes Sumut Minta Maaf dan Minta Kemenkes Bertindak

Berita Terbaru

Foto : Hamid Rijal, SKM, M.Kes sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumut (Kanan)

Sumatera Utara

Janji Tinggal Janji, Hasil Investigasi RS Citra Medika Mengambang

Jumat, 19 Jun 2026 - 16:35 WIB