33 Prajurit Armed Diperiksa Terkait Insiden Penyerangan di Desa Selamat yang Menyebabkan Seorang Warga Tewas

Senin, 11 November 2024 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Media Delegasi – Sebanyak 33 prajurit TNI dari Batalyon Artileri Medan (Armed) 2/105 Kilap Sumagan sedang menjalani pemeriksaan terkait insiden penyerangan terhadap warga Desa Selamat, Deli Serdang, Sumatera Utara. Kepala Penerangan Kodam I Bukit Barisan, Kolonel Dody Yudha, mengonfirmasi bahwa pemeriksaan telah dilakukan di Pomdam I Bukit Barisan terhadap oknum yang diduga terlibat.

Menurut Dody, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif di balik bentrokan antara prajurit dan warga yang terjadi pada Jumat malam (9/11/2024). “Kami masih mendalami penyebab perkelahian yang menyebabkan bentrok dengan warga,” ujarnya di Media Center Kodam I/BB, Medan, Minggu (10/11/2024).

 

Kepala Desa Selamat, Bahrun, menjelaskan bahwa puluhan prajurit yang datang tidak berseragam dan membawa senjata tajam serta benda tumpul. “Mereka menyerang secara membabi buta, semua orang yang ada di jalan dihantam,” ungkapnya. Akibat serangan itu, seorang warga bernama Raden Barus (61) meninggal, sementara belasan lainnya terluka.

BACA JUGA:  Terpilih jadi Ketua Forum Wartawan Pemprov Sumut, Syaifullah Ucapkan Terima Kasih

Panglima Kodam I Bukit Barisan, Letjen Mochammad Hasan, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. “Atas nama keluarga besar Bukit Barisan, kami memohon maaf sebesar-besarnya. Saya siap untuk menggantikan almarhum jika memang perlu,” ucap Hasan dalam acara adat pemakaman almarhum Raden Barus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Atas Instruksi Wapres Gibran, Agnesia Korban Keracunan MBG Karo Dirujuk ke Jakarta
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru