Sisa kWh Token Bakal Hangus Jika Diskon Listrik 50% Berakhir

- Penulis

Jumat, 10 Januari 2025 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ist

Foto: ist

Jakarta-Mediadelegasi: masyarakat belakangan ini, PT PLN (Persero) memberikan kepastian bahwa sisa kWh token yang dibeli dengan diskon listrik 50 persen, tidak akan hangus meski program sudah berakhir atau saat masuk Maret 2025. “Hi Kak, untuk sisa kWh/token yang dilakukan pada pembelian periode promo diskon tarif listrik 50% tetap dapat digunakan walaupun periode promo sudah habis ya (tidak hangus),” tegas PLN dalam akun resmi Instagramnya @plnmobile.

Sebagaimana diketahui, program diskon tarif listrik 50 persen telah diluncurkan sejak 1 Januari 2025 dan akan berakhir pada 28 Februari 2025 mendatang. Selain di akun Insgtagram resminya, di akun X resmi PLN @pln_123 juga ditegaskan bahwa sisa token diskon listrik 50 persen tidak akan hangus atau tetap bisa digunakan sampai habis sebagaimana pemakaian biasa. “Untuk sisa token tidak akan hangus dan masih bisa digunakan, selama tidak terdapat perubahan-perubahan seperti daya, nama, tarif, data dan sebagainya,” tulis @pln_123, dikutip Kamis 9 Januari 2024.

BACA JUGA:  Marcella Santoso Minta Maaf ke Kejagung

Diskon tarif listrik 50 persen diberikan kepada pelanggan PLN dengan daya 450 vollt ampere (VA), 900 VA, 1.300 VA dan 2.200 VA, sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi berupa potongan tarif listrik. “Kami juga memastikan dengan sistem layanan pelanggan yang sudah terdigitalisasi, pelanggan dapat dengan mudah untuk menikmati program ini tanpa perlu ada proses registrasi maupun mekanisme berbelit,” kata Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam keterangan resminya. Dia menjelaskan, diskon tarif listrik 50 persen untuk pelanggan pascabayar (sistem meteran) akan otomatis berlaku saat membayar tagihan listrik untuk pemakaian Januari dan Februari 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan bagi pelanggan prabayar (token), diskon tarif listrik 50 persen akan otomatis langsung didapat pada saat membeli token listrik di periode sejak program ini digulirkan pada 1 Januari 2025 hingga 28 Februari 2025. Masih di akun X resmi PLN @pln_123, PLN juga menjelaskan bahwa pelanggan tidak perlu ragu untuk melakukan top up atau membeli token sesuai dengan batas maksimal yang telah ditetapkan.

BACA JUGA:  DPR Siap Godok RUU Transportasi Online, Gelar Rapat dengan Perwakilan Ojol

Diskon diberikan maksimum untuk pemakaian listrik selama 720 jam nyala atau untuk konsumen prabayar pembelian maksimal bulanan setara 720 jam nyala.

Namun harus diingat, patokan pembelian tokennya tidak melebihi batasan maksimal yang telah ditetapkan untuk setiap kategori dayanya. Jika melakukan pembelian melebihi 720 jam nyala, maka pembelian token (kWh) akan tertolak oleh sistem. Demikian penjelasan dari PLN soal sisa kWh token jika program diskon 50 persen berakhir. Kini pelanggan tidak perlu khawatir lagi sisa token atau kWh akan hangus setelah program berakhir pada 28 Februari 2024. Sisa kWh token akan tetap bisa digunakan sampai habis.D|Red

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru

Suasana di depan SD Negeri 165726 Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tebingtinggi, yang terendam banjir akibat meluapnya Sungai Padang. Terlihat para siswa sedang dijemput dan dievakuasi oleh orang tua atau warga karena kegiatan belajar mengajar terpaksa diliburkan demi keselamatan. Foto: Ist.

Sumatera Utara

Banjir Rendam Sekolah di Tebingtinggi, KBM Diliburkan Sementara

Senin, 11 Mei 2026 - 17:48 WIB