Dulu Jualan Pisang Goreng Jalan Kaki Keliling Kampung, Hieronimus Kini Sukses Jadi Guru Besar

Sabtu, 1 Maret 2025 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ist

Foto: ist

Jakarta-Mediadelegasi: Dulu jualan pisang goreng keliling, pria ini kini sukses menjadi guru besar.
Sosoknya adalah Profesor Dr. Hieronimus Canggung Darong, SS, MPd yang kini dikukuhkan menjadi guru besar di Kampus Universitas Katolik Indonesia Santo Paulus Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (28/2/2025).

Senyumnya begitu cerita saat dikukuhkan menjadi guru besar yang ketiga di kampus tersebut.

Hieronimus adalah guru besar Fakultas Ilmu Keguruan UNIKA St. Paulus.Untuk mencapai gelar profesor, ia mempunyai kisah unik, terutama di masa kecilnya.Hal itu terungkap setelah ayahnya, Romanus Dama menceritakannya.

Romanus mengatakan bahwa Prof. Hieronamus, waktu masih sekolah dasar, setiap pulang sekolah maupun hari libur, mengisi kesempatan tersebut dengan menjual pisang goreng buatan mamanya dengan berkeliling kampung.”Ia jual pisang goreng saat orang-orang kampung sedang menikmati kopi pagi maupun sore,” tutur sang ayah di Kampus UNIKA St. Paulus Ruteng, dikutip dari Kompas.com.

“Bahkan Iron berani berjalan kaki dari Beokina (kampung asal) menuju Cancar (ibu kota kecamatan) untuk mengambil roti dari toko dan menjual kembali ke orang-orang di Beokina,” sambung dia.Ia mengatakan bahwa hasil jualan ditabung untuk belanja barang yang benar-benar dibutuhkannya.Bahkan, uang tabungan hasil jualan dipakainya untuk membeli keperluan kecil di rumah, juga kebutuhan anggota keluarga.

BACA JUGA:  241 Ribu Jemaah Calhaj Indonesia dalam 598 Kloter

“Suatu ketika Iron pulang jual kue, karena merasa untung, ia ke kios untuk beli sandal buat tantenya. Sayang, sandal yang dibelinya itu kiri semua,” kisah Romanus.Iron juga sempat membeli baju seragam untuk tante dan pamannya yang saat itu masih SD.

Sedangkan sang ibu, Sobina Lemong, menceritakan bahwa anak sulungnya itu selalu mengisi waktu luang dengan membaca dan menulis.Tiada hari tanpa mencari tahu kepada orang tua terkait hal yang baru didengar, dilihat, maupun dibaca selama jam sekolah.

Kebiasaan membaca dan menulis untuk mengisi waktu luang menjadi rutinitas setiap pulang sekolah, sebelum bermain dan membantu orangtua memikul barang dari kebun.

“Soal membaca, kami akui Iron. Bahkan dia baca buku sampai tuntas. Biar sedang makan, dia tetap baca.
Bahkan dia dan bapanya saling tukar buku untuk dibaca,” ungkap Mama Sobina.

BACA JUGA:  Deddy Corbuzier diangkat jadi staf khusus Menhan

Dalam orasi ilmiahnya, Prof Hieronimus mengaku merasa terhormat bisa dikukuhkan menjadi guru besar dalam Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris.Orasi ilmiah yang dibawakannya berjudul “Pendekatan Systemic Functional Linguistics (SFL) dalam Pembelajaran Bahasa Inggris: Refleksi dan Implementasi.

“Sesungguhnya orasi ilmiah ini adalah refleksi akademis atas tridharma yang saya jalankan, baik secara individu maupun hasil kolobarasi saya bersama dosen dan mahasiswa. Semoga apa yang saya sampaikan dapat memberikan wawasan, menjadi bahan refleksi dan diskusi bersama khususnya dalam konteks pendidikan dan pembelajaran bahasa Inggris,” ungkap Hieronimus.

Iron sangat berterima kasih kepada semua pihak yang turut membantunya meraih gelar guru besar.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB