Kejagung Cegah Nadiem Makarim Pergi ke Luar Negeri

Jumat, 27 Juni 2025 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist

Foto: Ist

Jakarta-Mediadelegasi: Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia mencegah mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, untuk bepergian ke luar negeri.

Pencegahan ini berlaku efektif sejak tanggal 19 Juni 2025 dan berlangsung selama enam bulan ke depan. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, pada Jumat, 27 Juni 2025, melalui kantor berita Antara.

Langkah pencegahan ini diambil untuk mempermudah proses penyidikan terkait dugaan kasus korupsi dalam pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada periode 2019-2022.

Nadiem Makarim sendiri telah memenuhi panggilan penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung pada Senin, 23 Juni 2025, untuk memberikan keterangan sebagai saksi.

BACA JUGA:  "Cara Mudah Cek Pengumuman Hasil Administrasi PPPK 2024: Link Resmi & Jadwal Masa Sanggahnya"

Pemeriksaan Nadiem Makarim berlangsung selama 12 jam. Setelah pemeriksaan, ia memberikan pernyataan bahwa kehadirannya merupakan bentuk tanggung jawab sebagai warga negara yang taat hukum.

Ia menekankan kepercayaannya pada penegakan hukum yang adil dan transparan sebagai pilar penting demokrasi dan pemerintahan bersih.

Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook ini masih dalam tahap penyidikan oleh Kejagung. Belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini, dan Nadiem Makarim,

sebagai mantan menteri, dipanggil untuk memberikan keterangan sebagai saksi guna membantu mengungkap fakta-fakta yang terjadi.

Pencegahan ke luar negeri merupakan prosedur standar yang sering diterapkan dalam proses penyidikan kasus-kasus besar untuk memastikan ketersediaan saksi dalam memberikan keterangan dan mencegah potensi penghilangan diri. Langkah ini bertujuan untuk menjamin kelancaran proses hukum dan keadilan.

BACA JUGA:  PDIP Tersinggung Pernyataan Budi Arie Soal Judi Online, Ancaman Langkah Hukum

Kejagung akan terus melanjutkan proses penyidikan hingga tuntas dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Informasi lebih lanjut terkait perkembangan kasus ini akan diinformasikan secara resmi melalui saluran komunikasi resmi Kejaksaan Agung.l.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru

Pengurus BWI Perwakilan Deli Serdang  Periode 2026-2029 usai dilantik Bupati Deli Serdang, Senin (2/11). Foto: dok-bwi-ds

Kabupaten Deli Serdang

BWI Deli Serdang Didorong Kembangkan Wakaf Produktif untuk Kesejahteraan Umat

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:26 WIB