Fadli Zon: Keroncong Bagian Tak Terpisahkan dari Identitas Musik Indonesia

Senin, 4 Agustus 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengapresiasi maestro Sundari Soekotjo atas dedikasi dan warisannya dalam peluncuran program Belajar Bersama Maestro (BBM).(Foto : Ist.)

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengapresiasi maestro Sundari Soekotjo atas dedikasi dan warisannya dalam peluncuran program Belajar Bersama Maestro (BBM).(Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi dedikasi dan warisan maestro Sundari Soekotjo dalam peluncuran program Belajar Bersama Maestro (BBM). Ia juga mengajak para generasi muda untuk merawat dan mengembangkan musik keroncong, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas musik Indonesia.

Fadli Zon menekankan bahwa musik keroncong lahir dari proses akulturasi yang wajar, tetapi memiliki jiwa yang sepenuhnya Indonesia. Ia juga menyebutkan bahwa perjalanan keroncong dalam sejarah musik Indonesia begitu panjang, bahkan sejak abad ke-16.

Sebagai pecinta musik keroncong, Fadli Zon memiliki koleksi piringan hitam keroncong dari awal abad ke-20, termasuk rekaman ‘Indonesia Raya’ versi instrumental tahun 1928 yang menggunakan orkes keroncong sebagai pengiring utamanya.

Melalui program BBM, Fadli Zon berharap para siswa dapat menjadi jembatan bagi generasi berikutnya untuk melestarikan keroncong, atau bahkan menjadi maestro di bidangnya. Mereka akan membawa ilmu, keterampilan, pengalaman, dan jiwa yang diwariskan oleh Sundari.

BACA JUGA:  Indonesia dan Yordania Jalin Kerja Sama di Bidang Kebudayaan dan Pariwisata

Program BBM diikuti oleh 60 seniman muda berusia 18-25 tahun yang terpilih dari 573 pendaftar dari 189 perguruan tinggi di 31 provinsi. Para peserta menjalani residensi mulai 20 Juli hingga 18 Agustus 2025 di enam bidang seni yang dibimbing langsung oleh maestro Indonesia.

Para peserta akan tinggal bersama para maestro di padepokan, rumah, atau workshop selama kurang lebih tiga minggu, untuk memberi kesempatan pendalaman praktik seni secara langsung dan pengalaman hidup bersama maestro sesuai disiplin seni masing-masing.

Program BBM juga mengarahkan peserta pada upaya pengembangan praktik artistik melalui penciptaan karya seni, baik secara mandiri maupun kolaborasi. Dalam rangkaian akhir, para peserta akan diarahkan untuk mempresentasikan, mempertunjukan, atau memamerkan hasil karya seni mereka di ruang publik.

BACA JUGA:  KPK Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto!

Fadli Zon berharap bahwa program BBM dapat menjadi kontribusi penting bagi pelestarian dan pengembangan musik keroncong di Indonesia. Ia juga berharap bahwa para peserta dapat menjadi agen perubahan bagi generasi muda lainnya.

Dengan demikian, Kementerian Kebudayaan akan terus mendukung program semacam ini sebagai bagian dari amanat konstitusi untuk memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban global.

Program BBM merupakan salah satu contoh upaya pemerintah untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Indonesia melalui pendidikan dan pelatihan seni. Dengan demikian, diharapkan bahwa kebudayaan Indonesia dapat terus berkembang dan menjadi bagian penting dari peradaban global. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB