Toba caldera menghijau kembali UNESCO Global Geopark Menerima Green Card di Chile

- Penulis

Minggu, 7 September 2025 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

General Manager Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark, Azizul Kholis (Foto:Ist)

General Manager Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark, Azizul Kholis (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Toba Caldera Geopark kembali meraih status “Green Card” atau kartu hijau dalam keanggotaannya di jaringan UNESCO Global Geopark (UGGp). Pengumuman ini disampaikan dalam Sidang Komite Eksekutif ke-11 Konferensi Global Geopark Network di Kutralkura, Chile, pada Sabtu, 6 September 2025.

General Manager Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark, Azizul Kholis, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas pencapaian ini. Ia menyatakan bahwa status Green Card merupakan hasil kerja keras banyak pihak, termasuk Gubernur Sumatera Utara, Disbudparekraf Sumut, Bappedalitbang Sumut, Pemerintah Pusat, dan 7 kabupaten di kawasan Kaldera Toba.

Dengan diraihnya kembali status Green Card, Toba Caldera Geopark berhak menyandang status UGGp selama empat tahun ke depan. Status ini juga menunjukkan bahwa pengelolaan Toba Caldera Geopark telah memenuhi standar pengelolaan yang ditetapkan oleh UGGp.

Indonesia berhasil mempertahankan tiga UGGp-nya sekaligus, yaitu Toba Caldera, Ciletuh-Pelabuhan Ratu, dan Rinjani. Keputusan ini dibacakan oleh Setsuya Nakada, pimpinan sidang.

Sidang Global Geopark Network dan Konferensi Internasional GGN berlangsung di Kutralkura, salah satu UGGp di Chile, dari 5 hingga 12 September 2025. Ratusan delegasi resmi dari berbagai negara berkumpul dalam acara ini.

Cuaca di Kutralkura saat ini sekitar 15 derajat Celsius. Dalam kesempatan ini, Azizul juga menyampaikan plakat kenang-kenangan dan ungkapan terima kasih dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, kepada Pengurus GGN.

BACA JUGA:  Danau Toba: Antara Label Geopark dan Realita Kerusakan yang Terabaikan

“Green Card adalah penilaian tertinggi dalam keanggotaan GGN, dan kami berharap capaian ini dapat menjadi momentum untuk melakukan kolaborasi pengelolaan Kaldera Toba ke arah yang lebih baik lagi,” kata Azizul.

Pengelolaan Toba Caldera Geopark akan terus dievaluasi setiap empat tahun untuk memastikan standar pengelolaannya tetap terjaga. Dengan status Green Card, Toba Caldera Geopark dapat meningkatkan promosi dan pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, berharap keberhasilan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan alam dan budaya. Ia juga mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat dalam proses revalidasi ini.

Pencapaian ini diharapkan dapat meningkatkan manfaat bagi masyarakat lokal dan meningkatkan perekonomian daerah. Kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lainnya sangat penting dalam menjaga kelestarian alam dan budaya di Toba Caldera Geopark.

Toba Caldera Geopark merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatera Utara. Dengan status Green Card, diharapkan kawasan ini dapat menjadi lebih menarik bagi wisatawan domestik dan internasional.

Masyarakat Indonesia, khususnya di kawasan Danau Toba, sangat berterima kasih kepada tim Geopark yang telah bekerja keras untuk meraih kembali status “Green Card” dari UNESCO Global Geopark (UGGp). Penghargaan ini diterima oleh Azizul Kholis, General Manager Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark, di Araucania, Chile.

Foto : Waketum Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT), Ir.Mandalasah Turnip

Menurut Ir. Mandalasah Turnip, SH, Waketum Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) dan Dewan Pakar FOKKSA (Forum Komunikasi Keluarga Samosir), keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras tim Geopark dalam waktu yang singkat. Oleh karena itu, masyarakat Sumatera Utara, khususnya di kawasan Danau Toba, perlu tetap menjaga kelestarian dan meningkatkan potensi yang ada di kawasan Danau Toba.

BACA JUGA:  Polsek Medan Area Tangkap Tersangka Narkoba di Jalan Baru Ujung

Mandalasah Turnip juga menekankan pentingnya merawat geosite dan menjadikannya sebagai pusat pendidikan yang bermanfaat untuk kehidupan masyarakat. Dengan demikian, kawasan Danau Toba dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Penghargaan Green Card dari UNESCO Global Geopark merupakan pengakuan internasional atas upaya pelestarian dan pengelolaan kawasan Danau Toba yang berkelanjutan. Masyarakat Danau Toba diharapkan dapat terus menjaga kelestarian alam dan budaya, serta meningkatkan potensi wisata dan ekonomi lokal.

Dengan diraihnya kembali status Green Card, masyarakat Danau Toba dapat merasa bangga atas keberhasilan ini dan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan Danau Toba. Kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lainnya sangat penting dalam menjaga kelestarian alam dan budaya di kawasan Danau Toba.

Penghargaan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan dan budaya. Dengan demikian, Toba Caldera Geopark dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa
Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I
​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS
Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya
Dittipidnarkoba Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Diskotek New Zone Medan
Pemprov Sumut Gelar Geo Festival di Danau Toba dengan Anggaran Rp 2 M
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:50 WIB

Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:27 WIB

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:41 WIB

Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:07 WIB

Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:22 WIB

​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS

Berita Terbaru

Pertamina Resmi Naikkan  Harga Pertamax. (Foto:Ist)

Jakarta

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Rabu, 10 Jun 2026 - 07:47 WIB