Polda Sumut Gerebek Gudang Pengoplosan Gas Bersubsidi, Diduga Ada Oknum TNI Terlibat

Jumat, 26 September 2025 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

polda sumkatera utara . (Foto:Ist)

polda sumkatera utara . (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara (Sumut) melakukan penggerebekan sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi pengoplosan gas bersubsidi di Kabupaten Deli Serdang, Sumut, pada Jumat (26/9/2025).

Penggerebekan ini dilakukan berdasarkan informasi awal yang menyebutkan bahwa aktivitas ilegal tersebut diduga kuat dilindungi oleh oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut, M Alan Haikel, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai keberadaan sebuah gudang yang diduga digunakan untuk mengoplos gas bersubsidi di Jalan Veteran Pasar 7 Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli.

Informasi tersebut juga menyebutkan adanya keterlibatan oknum TNI dalam melindungi kegiatan ilegal tersebut.

“Kami hari ini gabungan dengan Pomdam, kita menindaklanjuti informasi bahwasanya ada di Pasar 7 Marelan ini pengoplosan gas bersubsidi. Informasi yang kita dapat dari masyarakat bahwasanya kegiatan dugaan pengoplosan gas bersubsidi ini dibekingi oleh oknum dari TNI dan demikian makanya kami bersinergi dengan dari pihak Pomdam untuk mengecek ke lokasi,” ujar Alan usai penggerebekan.

Tim gabungan dari Ditreskrimsus Polda Sumut dan Polisi Militer Daerah Militer (Pomdam) segera bergerak menuju lokasi yang dimaksud. Namun, setibanya di gudang tersebut, petugas tidak menemukan adanya aktivitas pengoplosan gas maupun barang bukti yang mengindikasikan adanya kegiatan ilegal.

BACA JUGA:  Pemandangan Baru Taman Candika Di Medan

“Setelah kami tiba di sini, ternyata tidak ada aktivitas di sini. Yang kita amankan tidak ada. (Barang bukti) sementara nihil, tidak ada,” jelas Alan. Meskipun demikian, pihak kepolisian tidak lantas menghentikan penyelidikan.

Alan menjelaskan bahwa pihaknya akan terus mendalami dugaan adanya praktik pengoplosan gas bersubsidi di lokasi tersebut. Beberapa warga sekitar yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) turut dibawa ke Polda Sumut untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

“Namun, beberapa orang yang di TKP nanti akan kita bawa ke Polda untuk kita ambil keterangan. Kami akan kembangkan lebih lanjut nanti. Kemudian, untuk lokasi ini terus dalam pemantauan kita,” kata Alan.

Pihak kepolisian juga akan menyelidiki lebih lanjut mengenai dugaan bahwa gudang tersebut telah dibersihkan dari aktivitas pengoplosan gas sebelum polisi melakukan penggerebekan. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa lokasi tersebut sempat digerebek oleh sekelompok masyarakat dua hari sebelumnya.

BACA JUGA:  Festival Cipta Lagu Antinarkoba KNPI Sumut Dimulai

“Kami belum bisa memberikan informasi, mungkin hasil pengembangn atau pemeriksaan lebih lanjut akan kita dapatkan. Informasinya dua hari yang lalu (digerebek) oleh oknum dari kelompok masyarakat,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian, mengingat pengoplosan gas bersubsidi merupakan tindakan ilegal yang merugikan masyarakat dan negara. Polda Sumut berjanji akan mengusut tuntas kasus ini hingga menemukan pelaku dan pihak-pihak yang terlibat, termasuk oknum TNI yang diduga menjadi beking dari kegiatan ilegal tersebut.

Penggerebekan ini merupakan bagian dari upaya Polda Sumut dalam memberantas praktik-praktik ilegal yang merugikan masyarakat dan negara. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan di sekitar mereka, sehingga dapat segera ditindaklanjuti.

Polda Sumut juga menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk TNI, dalam memberantas segala bentuk kejahatan. Sinergi antara Polri dan TNI diharapkan dapat menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Sumatera Utara. D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti
Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru