Legislator Golkar Apresiasi Langkah Gubernur Bobby Nasution Tekan Inflasi: Sudah On The Track

Jumat, 24 Oktober 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bobby nasution saat Melakukan Kunjungan Di Labura. (Foto:Ist)

Bobby nasution saat Melakukan Kunjungan Di Labura. (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Langkah Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam penanganan inflasi di Sumut sudah tepat. Kalangan legislator DPRD Sumut bahkan meyakini target penurunan inflasi bisa diwujudkan bahkan sebelum tiga bulan ke depan.

Anggota DPRD Sumatera Utara Irham Buana Nasution menegaskan penanganan inflasi yang dilakukan Gubsu Bobby sudah pada jalur yang tepat. Salahsatu caranya dengan inisiatif mendatangkan komoditi cabai merah sebanyak 50 ton dari Jember ke Sumut.

“Gerak cepat itu sudah on the track, ditambah lagi hasil produksi lokal perusaaan daerah milik Pemprovsu yang menjadi salahsatu faktor gerak cepat menurunkan inflasi,” ujar Irham, Jumat 24/10/2025.

Tetapi juga, sambung Irham, hal itu tetap harus ditambah dengan partisipasi petani lokal.

“Artinya harus dibuka ruang seluas-luasnya kepada petani kita agar meningkatkan partisipasi dan produksi hasil tani dalam mengurangi dampak inflasi ini. Sehingga daya beli masyaraka terjaga dan ketersediaan bahan pokok kita juga aman,” tutur Irham.

BACA JUGA:  Apresiasi untuk Jurnalis, Gubernur Bobby Nasution Wujudkan Rumah Subsidi untuk Wartawan Sumut

Politisi Partai Golkar itu juga menyinggung target Gubsu yang akan menurunkan inflasi dalam tiga bulan ke depan. Irham menilai hal itu sangat memungkinkan untuk dicapai mengingat produksi bahan pokok di Sumut tergolong tinggi. Apalagi ekonomi mikro masyarakat Sumut masih menggeliat.

Dan itu harus diikuti kolaborasi antar kabupaten/kota serta OPD lintas sektor agar bisa mengikuti ritme gerak cepat Gubsu dalam penanganan inflasi di Sumut.

“Terutama bagi kabupaten/kota penyumbang inflasi terbesar serta kepala OPD lintas sektor seperti Dinas UMKM, Perdagangan, Pertanian dan atau koperasi. OPD OPD ini harus gerak dan tidak hanya bekerja di balik meja saja. Dengan begitu saya yakin inflasi di Sumut akan turun dalam dua atau tiga bulan ke depan,” terang Irham.

BACA JUGA:  Sering Cek DM, Bobby Nasution Respon Keluhan Warga di Jalan Bulan

Sebagaimana diketahui, inflasi di Sumut mencapai 5,32 persen pada September 2025. Gubsu Bobby Nasution menyiapkan 11 langkah cepat menurunkan harga komoditi penyumbang tertinggi inflasi.

Langkah tersebut yaitu, membagikan secara gratis komoditi penyumbang inflasi, bundling beras SPHP harga murah dengan cabai merah, percepat program bantuan pangan, pasar murah, intervensi tataniaga, sidak pasar, monitoring distribusi pangan, memperkuat kerja sama antar daerah, menugaskan BUMD mengelola cabai dan bawang merah, antisipasi bahan pangan untuk program MBG, dan penetapan toko pantau inflasi.

Bobby Nasution menekankan langkah yang dijalankan mengikiti prinsip 4T, yaitu tepat lokasi, tepat komoditi, tepat sasaran, dan tepat waktu. “Masyarakat harus benar-benar merasakan dampaknya di lapangan,” tegas Bobby. D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Wali Kota Medan Rico Waas Tutup Mulut soal Fee 15% di Dinas Perkim, Praktisi Hukum Desak KPK Turun Tangan
Mahasiswa JMI Unjuk Rasa di Medan, Desak Usut Dugaan Monopoli Proyek & Fee 18–25 Persen di Dinas Perkim
JPU Kejari Belawan Ajukan Banding, Pasal Putusan Korupsi Pengadaan Kapal Tak Sesuai Tuntutan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB