Audiensi Komisi Reformasi Polri, Terima Aspirasi Masyarakat untuk Perbaikan Institusi

Jumat, 21 November 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Audiensi Komisi Reformasi Polri, Terima Aspirasi Masyarakat untuk Perbaikan Institusi.(Foto:Ist)

Audiensi Komisi Reformasi Polri, Terima Aspirasi Masyarakat untuk Perbaikan Institusi.(Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi: Komisi Percepatan Reformasi Polri telah mengadakan audiensi bersama sejumlah perwakilan organisasi masyarakat sipil di STIK-PTIK Polri, Jakarta, pada Selasa (18/11/2025). Acara ini bertujuan untuk menyerap aspirasi terkait percepatan reformasi Polri.

Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menyatakan bahwa pihak komisi sengaja mengundang organisasi-organisasi yang sebelumnya telah mengirim surat permohonan audiensi.

Beberapa di antaranya adalah NEFA, LSAM, Imparsial, dan Human Rights Working Group (HRWG). Ia mengatakan bahwa semua masukan yang disampaikan sangat konstruktif.

Para peserta yang hadir termasuk aktivis dan tokoh yang bergerak dalam isu hak asasi manusia (HAM) dan kemanusiaan, serta memiliki kepedulian terhadap kemajuan bangsa. Jimly memastikan bahwa masukan telah diterima dengan baik, namun masih perlu pendalaman untuk dijadikan bahan perumusan kebijakan.

BACA JUGA:  Kasus Dugaan Korupsi Jalan Tol Trans Sumatera, KPK Geledah Kantor Pusat PT Hutama Karya

Ia meminta agar dalam satu bulan ke depan, masukan tersebut dibuat dalam bentuk tertulis yang lebih rinci dan disertakan dengan tawaran solusi, bukan hanya daftar masalah. Komisi juga memberikan ruang bagi setiap organisasi untuk menghimpun pandangan lebih luas dari lingkungannya masing-masing, agar kebijakan reformasi yang dirumuskan sesuai dengan aspirasi masyarakat.

Melalui audiensi ini, Jimly berharap terbentuk sinergi positif antara Polri dan masyarakat sipil sehingga proses reformasi dapat berjalan tepat sasaran, transparan, dan partisipatif.

Direktur Eksekutif HRWG Daniel Awigra menekankan pentingnya penguatan sistem internal Polri sebagai langkah mendukung profesionalitas. Hal ini mencakup perbaikan proses rekrutmen, pendidikan, pelatihan, dan meritokrasi. Ia juga menekankan relevansi penguatan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sebagai mitra pengawasan eksternal yang membantu memperkuat akuntabilitas institusi. D|Red

BACA JUGA:  Polda Metro: Ada 38 Tersangka Perusak di Demo DPR, Beda dengan Massa Damai

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

j

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB