Thailand Lancarkan Serangan Udara ke Kamboja, Gencatan Senjata Terancam

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Thailand Serang Kamboja Lewat Udara. Foto: Ist.

Thailand Serang Kamboja Lewat Udara. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Ketegangan di perbatasan Thailand dan Kamboja memuncak pada Senin (8/12/2025) pagi, dengan Thailand melancarkan serangan udara ke wilayah Kamboja. Eskalasi ini terjadi setelah beberapa minggu diwarnai aksi saling tembak yang meningkatkan kekhawatiran akan konflik yang lebih luas.

Sebelum serangan udara, militer Thailand mengeluarkan perintah evakuasi bagi warga sipil di empat provinsi yang berbatasan dengan Kamboja. Langkah ini menunjukkan keseriusan situasi dan potensi bahaya bagi penduduk sipil di zona konflik.

Kedua negara saling menyalahkan atas pecahnya konflik bersenjata ini. Thailand mengklaim bahwa serangan udara adalah balasan atas agresi Kamboja yang menyebabkan seorang tentara Thailand tewas dan dua lainnya terluka. Sementara itu, Kamboja menuduh Thailand melakukan provokasi yang memicu eskalasi.

BACA JUGA:  Thailand dan Kamboja Sepakati Gencatan Senjata Setelah 5 Hari Pertempuran

Mayor Jenderal Winthai Suvaree, seorang pejabat militer Thailand, menyatakan bahwa serangan udara tersebut menargetkan posisi dukungan bersenjata Kamboja di daerah Chong An Ma Pass. Menurutnya, posisi tersebut menggunakan artileri dan peluncur mortir untuk menyerang pangkalan Thailand di Anupong.

Militer Kamboja mengeluarkan pernyataan yang membantah klaim Thailand dan menuduh pasukan Thailand melakukan tindakan provokatif selama berhari-hari sebelum serangan udara. Pernyataan tersebut menekankan bahwa serangan ini terjadi setelah serangkaian insiden yang meningkatkan ketegangan di perbatasan.

Konflik terbaru ini mengancam status gencatan senjata yang sebelumnya ditengahi oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan dan membawa kedua belah pihak kembali ke meja perundingan kini menjadi semakin mendesak.

BACA JUGA:  Agen AI Pribadi Zuckerberg Ubah Pola Kepemimpinan Meta

Situasi di perbatasan Thailand dan Kamboja tetap tegang dan tidak dapat diprediksi. Masyarakat internasional menyerukan kedua negara untuk menahan diri dan mencari solusi damai untuk menyelesaikan perselisihan mereka.

Dampak kemanusiaan dari konflik ini menjadi perhatian utama. Evakuasi warga sipil dan potensi pengungsian massal dapat menyebabkan krisis kemanusiaan jika tidak ditangani dengan cepat dan efektif. Bantuan kemanusiaan dan dukungan bagi para pengungsi sangat dibutuhkan untuk meringankan penderitaan mereka. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KTT Rusia-ASEAN Dibuka di Kazan: Putin Jamu Pemimpin Negara ASEAN, Perkuat Hubungan 35 Tahun Kemitraan
Iran Luncurkan Serangan Pembalasan ke Pangkalan AS di Timur Tengah, Rudal dan Dron Ditembakkan
Presiden China Xi Jinping Tiba di Korut, Siap Bertemu Pemimpin Negara Asia Timur Kim Jong Un
Gempa M 7.0 Guncang Mindanao Filipina di Hari Pertama Sekolah, Gedung Kampus Runtuh & Peringatan Tsunami Dikeluarkan
Indonesia dan 7 Negara Lain Kecam Keras Serangan Pemukim Israel ke Masjid Al-Aqsa
Badai Tropis Jangmi Terjang Jepang, Puluhan Ribu Rumah Mati Lampu dan Aktivitas Lumpuh
Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air Usai Kunjungan Kenegaraan ke Prancis, Disambut Wapres Gibran
Prabowo dan Macron Hadiri Peluncuran Forum Bisnis RI-Prancis, Bahas Energi hingga Pertahanan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:53 WIB

Iran Luncurkan Serangan Pembalasan ke Pangkalan AS di Timur Tengah, Rudal dan Dron Ditembakkan

Senin, 8 Juni 2026 - 16:28 WIB

Presiden China Xi Jinping Tiba di Korut, Siap Bertemu Pemimpin Negara Asia Timur Kim Jong Un

Senin, 8 Juni 2026 - 11:15 WIB

Gempa M 7.0 Guncang Mindanao Filipina di Hari Pertama Sekolah, Gedung Kampus Runtuh & Peringatan Tsunami Dikeluarkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:08 WIB

Indonesia dan 7 Negara Lain Kecam Keras Serangan Pemukim Israel ke Masjid Al-Aqsa

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:20 WIB

Badai Tropis Jangmi Terjang Jepang, Puluhan Ribu Rumah Mati Lampu dan Aktivitas Lumpuh

Berita Terbaru