jelang natal, kapolri kerahkan personel bersihkan gereja yang terdampak bencana Di Sumut

Jumat, 19 Desember 2025 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo(Tengah). (Foto:Ist)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo(Tengah). (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa Polri telah mengerahkan sebanyak 11.625 personel untuk membantu pemulihan korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Pengerahan personel ini merupakan respons cepat Polri terhadap dampak bencana yang melanda wilayah Sumatera dalam beberapa waktu terakhir.

Selain fokus pada pemulihan korban, Kapolri juga menekankan bahwa jajarannya turut dikerahkan untuk membantu pembersihan gereja-gereja yang terdampak bencana di Sumatera Utara. Hal ini dilakukan agar gereja-gereja tersebut dapat digunakan kembali oleh umat Kristiani saat perayaan Natal.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri dalam konferensi pers mengenai perkembangan penanggulangan bencana di Sumatera, yang digelar di Jakarta pada Jumat (19/12/2025). Dalam kesempatan itu, Kapolri menjelaskan bahwa terdapat 32 gereja yang terdampak bencana di Tapanuli Selatan (Tapsel), Langkat, dan Tapanuli Tengah (Tapteng).

“Di wilayah bencana ini, ada juga yang melaksanakan kegiatan Natal, khususnya di Sumut, ada 32 gereja terdampak pada tiga kabupaten,” ujar Kapolri.

Kapolri menambahkan bahwa jajaran Polri telah diinstruksikan untuk membantu pembersihan gereja-gereja tersebut agar dapat digunakan untuk ibadah saat Natal. Sebagian gereja sudah siap digunakan, namun sebagian lainnya masih mengalami kerusakan parah.

BACA JUGA:  Dandim 0104/Atim Wajibkan Personel Olahraga dan Berjemur

“Kita bantu lakukan pembersihan-pembersihan. Di Tapsel ada empat gereja, tiga sudah bisa digunakan, satu masih rusak. Di Langkat ada sembilan, seluruhnya sudah bisa digunakan. Di Tapteng ada 19 gereja, 12 sudah bisa digunakan dan tujuh rusak berat,” jelas Kapolri.

Kapolri juga mengungkapkan bahwa penambahan personel Polri di tiga daerah bencana tersebut merupakan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Personel Polri yang dikerahkan akan bertugas membantu pencarian korban, identifikasi jenazah, serta memberikan trauma healing kepada para korban bencana.

“Sesuai arahan Bapak Presiden untuk memperkuat penanganan bencana, saya melaporkan bahwa kekuatan personel Polri yang saat ini sudah tergelar ada kurang lebih 11.625 personel,” kata Kapolri.

Jumlah ini meningkat dibandingkan laporan Kapolri dalam sidang kabinet pada Senin (15/12), di mana saat itu Kapolri menyampaikan bahwa ada 10.999 personel Polri yang telah dikerahkan ke tiga provinsi terdampak bencana.

BACA JUGA:  Dandim Gelar Pertemuan dengan KBT Wilayah Kodim 0104/Atim

Selain itu, Kapolri juga menyebutkan bahwa ada 239 personel polisi yang sedang dalam perjalanan menuju daerah bencana di Sumatera. Mereka diperkirakan tiba pada 23 Desember dan akan ditugaskan untuk melaksanakan tugas lanjutan, khususnya terkait program pembangunan hunian sementara (huntara) dan tugas-tugas lainnya.

“Saat ini ada 239 personel yang sedang dalam perjalanan, estimasi tiba 23 Desember, sebagai penambahan personel yang akan kita tugasi untuk melaksanakan tugas lanjutan, khususnya terkait langkah-langkah program terkait masalah pembangunan huntara dan tugas-tugas lain,” ujar Kapolri.

Dengan pengerahan personel Polri yang signifikan ini, diharapkan proses pemulihan korban bencana di Sumatera dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Polri berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana, serta memastikan perayaan Natal dapat berjalan dengan lancar dan khidmat.D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program Sekolah Gratis SMA/SMK Diluncurkan, Kepulauan Nias Menjadi Wilayah Pertama Merasakannya
Gubernur Bobby Paparkan Tiga Prioritas Pembangunan Kepulauan Nias, BNKP Tegaskan Dukungan Penuh
Gubernur Bobby Bantu Biaya Transportasi Pasien RSUD M Thomsen, Janji Perbaiki Fasilitas Gunungsitoli
Wagub Sumut Apresiasi LCC BMKG 2026, Dorong Budaya Sadar Risiko Bencana Sejak Sekolah
Wagub Sumut Dorong Inalum Perkuat Kontribusi Pendidikan dan Pelestarian Lingkungan Kawasan Danau Toba
Timsel KPID Sumut Umumkan 21 Calon Lolos Wawancara, Siap Masuk Uji Kepatutan di DPRD Sumut
USU Tetapkan 5 Pilar Strategis 2026–2031, Perkuat Tri Dharma Hingga Internasionalisasi Kampus
Kejati Sumut Tegaskan Gedung Baru Tahap I Selesai 100 Persen, Usulan Tahap II Masih Menunggu Keputusan Kejagung
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Program Sekolah Gratis SMA/SMK Diluncurkan, Kepulauan Nias Menjadi Wilayah Pertama Merasakannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Gubernur Bobby Paparkan Tiga Prioritas Pembangunan Kepulauan Nias, BNKP Tegaskan Dukungan Penuh

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Gubernur Bobby Bantu Biaya Transportasi Pasien RSUD M Thomsen, Janji Perbaiki Fasilitas Gunungsitoli

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Wagub Sumut Apresiasi LCC BMKG 2026, Dorong Budaya Sadar Risiko Bencana Sejak Sekolah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Wagub Sumut Dorong Inalum Perkuat Kontribusi Pendidikan dan Pelestarian Lingkungan Kawasan Danau Toba

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB