Bobby Nasution dan 33 Kepala Daerah Teken Komitmen Antikorupsi

Jumat, 18 September 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama kepala daerah se-Sumut mengikuti rapat koordinasi penguatan tata kelola pemerintahan dan pencegahan korupsi bersama KPK. Foto: Ist.

Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama kepala daerah se-Sumut mengikuti rapat koordinasi penguatan tata kelola pemerintahan dan pencegahan korupsi bersama KPK. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama 33 kepala daerah se-Sumut menandatangani komitmen bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan korupsi di lingkungan pemerintah daerah.

Penandatanganan tersebut berlangsung dalam Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintah Daerah dan Pencegahan Korupsi, Kamis (17/9/2026). Kegiatan digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan.

Bobby menegaskan bahwa pencegahan korupsi membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan yang memiliki hubungan dengan pemerintah daerah. Menurutnya, upaya antikorupsi tidak dapat hanya mengandalkan satu lembaga atau instansi pemerintahan.

Ia menjelaskan, berbagai pihak yang berinteraksi dengan pemerintah daerah saling berkaitan dalam pelaksanaan pemerintahan. Karena itu, penguatan pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan seluruh unsur terkait.

“Kami berharap penanganan dan pencegahan korupsi di Sumut dilakukan secara komprehensif karena Sumut dan juga daerah lainnya itu terdiri dari banyak stakeholder dan itu tentu terkait satu sama lain,” kata Bobby.

BACA JUGA:  Wali Kota Tanjungbalai Ditahan KPK

Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga menyampaikan komitmen Pemprov Sumut bersama para kepala daerah dan DPRD untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan. Penguatan integritas menjadi salah satu hal yang ditekankan dalam koordinasi bersama KPK.

Bobby menilai kehadiran KPK dalam rapat koordinasi tersebut menjadi pengingat bagi jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan integritas. Ia berharap komitmen yang telah disepakati dapat diterapkan dalam pelaksanaan pemerintahan sehari-hari.

Sementara itu, Pimpinan KPK Johanis Tanak menyoroti pentingnya peran Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dalam memperkuat sistem pencegahan korupsi. Menurutnya, APIP perlu memiliki posisi yang kuat agar mampu menjalankan fungsi pengawasan secara efektif.

Johanis mengusulkan agar penguatan posisi APIP turut didukung melalui mekanisme persetujuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia juga mendorong penguatan landasan hukum melalui Peraturan Presiden (Perpres), sehingga APIP tidak mudah diberhentikan oleh kepala daerah atau pejabat tertentu.

“Kita perlu memperkuat posisi APIP, bukan hanya dipilih di daerah, tetapi juga harus mendapat persetujuan dari Kemendagri,” ujar Johanis Tanak.

BACA JUGA:  Sensus Ekonomi Sumut Sasar Dua Juta Pelaku

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menambahkan bahwa APIP memiliki fungsi penting untuk mendeteksi potensi penyimpangan di lingkungan pemerintah daerah. Ia menyebut pengawasan internal dapat membantu menindaklanjuti persoalan sebelum berkembang menjadi perkara hukum.

Menurut Akhmad, APIP yang berkualitas dapat mendukung jalannya pemerintahan secara lebih baik. Ia menekankan bahwa APIP seharusnya dipandang sebagai mitra pemerintah daerah, bukan pihak yang harus dihindari.

“Kalau APIP-nya berkualitas maka pemerintahan akan berjalan lebih baik. Bila ada penyimpangan sebelum ke APH ada opsi pengembalian,” kata Akhmad.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Ely Kusumastuti, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Pj Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor, serta pimpinan BPKP dan LKPP. Seluruh bupati dan wali kota se-Sumut, pimpinan DPRD kabupaten/kota, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait juga hadir dalam kegiatan tersebut. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Miranda

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Nasution Perkuat Sinergi Pemprov Sumut–Kejati Sumut, Fokus Pembangunan 2027
Bobby Nasution Dorong Perda Anti-Narkoba, Polda Sumut Siapkan 3 Program
Pemprov Sumut Perkuat Paralegal, 713 Kasus Hukum Tuntas
Sumardji Puji Bobby Nasution, Sumut Jadi Tuan Rumah Sepakbola Usia Muda
Kenapa Keracunan MBG Berulang di Sumut? Belasan Siswa SD di Medan Timur Diduga Keracunan Susu
Bobby Nasution Tanggapi Santai Putusan MK: Fokus pada Kesejahteraan Rakyat, Bukan Polemik Ijazah
Wagub Surya Minta Huntap Pascabencana Sumut Dibangun Lengkap dengan Infrastruktur Pendukung
Bobby Nasution Sampaikan 5 Prioritas Pembangunan Sumut ke Bappenas
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Bobby Nasution Perkuat Sinergi Pemprov Sumut–Kejati Sumut, Fokus Pembangunan 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Bobby Nasution Dorong Perda Anti-Narkoba, Polda Sumut Siapkan 3 Program

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Pemprov Sumut Perkuat Paralegal, 713 Kasus Hukum Tuntas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Sumardji Puji Bobby Nasution, Sumut Jadi Tuan Rumah Sepakbola Usia Muda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Kenapa Keracunan MBG Berulang di Sumut? Belasan Siswa SD di Medan Timur Diduga Keracunan Susu

Berita Terbaru

Gubernur Sumut Bobby Nasution menerima kunjungan silaturahmi Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (13/10/2026). Dorong Perda khusus anti-narkoba, kolaborasi 3 program unggulan: Germas Tolak Narkoba, Kompak, Sahata. Foto: Ist.

Sumatera Utara

Bobby Nasution Dorong Perda Anti-Narkoba, Polda Sumut Siapkan 3 Program

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:49 WIB