PMI Kirim 2.500 Ton Bantuan ke Sumatera, Fokus Rehabilitasi & Pendidikan

- Penulis

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Mediadelegasi : Palang Merah Indonesia (PMI) telah menyiapkan sekitar 2.500 ton bantuan logistik untuk mendukung upaya rehabilitasi dan penanganan darurat di wilayah Sumatera. Bantuan tersebut juga mencakup perlengkapan pendidikan bagi anak-anak sekolah yang terdampak bencana.

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menyampaikan informasi ini di Jakarta pada hari Kamis. Menurutnya, bantuan yang disiapkan mencakup berbagai kebutuhan dasar yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak.

Komponen perlengkapan pendidikan menjadi salah satu fokus utama, mulai dari buku pelajaran, alat tulis, hingga ransel sekolah. Selain itu, bantuan juga mencakup alat-alat kebersihan dan perlengkapan rehabilitasi lainnya.

“Anak-anak sudah mulai masuk sekolah, jadi kami siapkan kebutuhan pendidikan, berupa buku tulis sebanyak 1,5 juta buah dan 20 ribu paket sekolah,” ujar Jusuf Kalla setelah meninjau Gudang Logistik PMI yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

BACA JUGA:  JK: Demonstrasi Cerminkan Kondisi Indonesia, Rakyat Butuh Perubahan dan Kesejahteraan

Kunjungan ke gudang logistik tersebut dilakukan untuk memastikan semua persiapan bantuan telah sesuai dengan standar dan siap untuk didistribusikan ke daerah tujuan.

Selain mendukung aktivitas pendidikan anak-anak, PMI juga menyiapkan alat-alat pembersihan untuk mendukung proses rehabilitasi pascabencana di wilayah Sumatera.

Alat-alat pembersihan yang disiapkan antara lain berupa cangkul, peralatan kebersihan rumah tangga, serta perlengkapan lain yang diperlukan untuk membersihkan rumah dan lingkungan yang terdampak bencana.

Jusuf Kalla menjelaskan bahwa sebagian bantuan memang diperuntukkan untuk tanggap darurat, namun sebagian besar difokuskan pada tahap rehabilitasi agar masyarakat dapat segera kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selain barang-barang fisik, PMI juga telah menyiapkan armada tangki air untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan mendukung proses pembersihan wilayah terdampak.

BACA JUGA:  Bareskrim Polri Dalami Laporan Jusuf Kalla Terhadap Rismon Sianipar Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rincian armada tangki air yang disiapkan adalah sebanyak 60 unit untuk penyediaan air bersih dan 30 unit khusus untuk keperluan pembersihan lingkungan serta fasilitas publik.

Seluruh bantuan logistik tersebut direncanakan mulai diberangkatkan pada hari Sabtu, 3 Januari 2026. Pengiriman akan menggunakan kapal milik Kalla Lines untuk memastikan jumlah besar bantuan dapat sampai dengan aman dan tepat waktu.

PMI berkomitmen untuk terus memantau dan memastikan bahwa distribusi bantuan berjalan lancar, tepat sasaran, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak, khususnya dalam mendukung pemulihan dan keberlanjutan aktivitas pendidikan anak-anak di Sumatera.D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru