Bunga KUR Dibebaskan Pemerintah Untuk Korban Bencana Sumatera

- Penulis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantu Pemulihan UMKM Sumatra, Airlangga: Bunga KUR 0% di 2026. (Foto:Ist)

Bantu Pemulihan UMKM Sumatra, Airlangga: Bunga KUR 0% di 2026. (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah secara resmi mengumumkan kebijakan strategis untuk meringankan beban ekonomi masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Sumatra dengan cara membebaskan bunga KUR kepada masyarakat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan adanya relaksasi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para debitur yang menjadi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah konkret pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi di daerah pascabencana. Menurut Airlangga, keringanan ini dirancang untuk memberikan ruang napas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar bisa bangkit tanpa terbebani kewajiban bunga bank yang tinggi.

Skema relaksasi yang ditawarkan tergolong sangat masif dan dilakukan secara bertahap selama tiga tahun ke depan. Pada tahun 2026 ini, pemerintah memutuskan untuk membebaskan bunga kredit KUR sepenuhnya alias menjadi 0% bagi para debitur yang terdampak di tiga provinsi tersebut.

Penghapusan bunga di tahun pertama ini diharapkan dapat memicu perputaran modal usaha kembali mengalir di tingkat akar rumput. Dengan bunga 0%, debitur hanya perlu fokus pada pengelolaan pokok pinjaman dan pemulihan aset usaha mereka yang sempat rusak atau terhenti akibat bencana.

BACA JUGA:  Pemerintah Larang Pengibaran Bendera One Piece di Hari Kemerdekaan

Airlangga menjelaskan bahwa kebijakan ini akan mengalami penyesuaian secara gradual pada tahun-tahun berikutnya. Memasuki tahun 2027, suku bunga KUR bagi debitur terdampak ini akan naik secara bertahap menjadi 3%, yang masih berada di bawah angka bunga normal.

Selanjutnya, pada tahun 2028, suku bunga diproyeksikan baru akan kembali pulih ke level normal, yaitu 6%. Pemerintah menilai masa transisi selama dua tahun (2026-2027) sudah cukup memadai untuk mengembalikan stabilitas finansial para pelaku usaha yang terdampak bencana.

“Tahun pertama ini bunganya kita nol kan, di 2026. Tahun 2027 dan 2028 baru secara bertahap kembali ke angka 6%,” ujar Airlangga saat memberikan keterangan pers di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Jumat, 9 Januari 2026.

Baca juga : https://mediadelegasi.id/gelombang-demonstrasi-di-iran-korban-217-orang/

Selain pembebasan bunga, Airlangga juga menegaskan bahwa pemerintah memberikan ruang yang luas untuk restrukturisasi kredit. Langkah ini bertujuan untuk menata kembali jadwal pembayaran utang agar sesuai dengan kemampuan finansial debitur yang sedang dalam masa pemulihan.

BACA JUGA:  Pemerintah Pindahkan 100 Napi Narkoba di Sumut ke Nusakambangan

Pemerintah juga memberlakukan moratorium terhadap status kolektibilitas atau tingkat kelancaran pembayaran kredit bagi para korban. Hal ini sangat penting agar skor kredit para debitur tetap terjaga dan mereka tidak masuk ke dalam daftar hitam perbankan akibat kondisi kahar (force majeure).

“Jadi itu sudah kami siapkan, yang pertama adalah kita moratorium katakanlah kolektibilitasnya, sehingga debitur diberikan waktu dan ketenangan untuk melakukan restrukturisasi,” tegas Airlangga dengan nada optimis.

Pemerintah Gratiskan Bunga KUR Untuk Korban Bencana Sumatera

Koordinasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Keuangan dan perbankan penyalur KUR, terus diperkuat untuk memastikan kebijakan ini tepat sasaran. Verifikasi data debitur di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi kunci utama agar manfaat 0% ini benar-benar diterima oleh pihak yang berhak.

Langkah ini diharapkan menjadi katalisator bagi kebangkitan ekonomi di Pulau Sumatera. Dengan dukungan penuh dari sisi pembiayaan, pemerintah optimis produktivitas masyarakat di wilayah terdampak bencana dapat segera kembali normal bahkan lebih kuat dari sebelumnya.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Ini Batas Aman Tiap Kapal
IRT Ditangkap Bawa 3 Kg Ganja Naik Becak Bermotor di Tapsel, Anak Menangis Histeris Saat Penyergapan
Nostalgia Para Tokoh Pendiri Samosir: Kenang Perjuangan Awal, Wariskan Semangat Membangun dan Persatuan
Djarot PDIP: Jokowi Bebas Keliling Indonesia, Asal Tunjukkan Keaslian Ijazah
Lagu ‘MBG Mas Bahlil Ganteng’ Viral, Ketum Golkar Ingin Temui Penciptanya: Penasaran Ingin Bertemu dan Makan Bersama
Bulog Siapkan Ekspor Beras Premium ke Malaysia, Harga Diproyeksi Tembus Rp16 Ribu per Kg
BI Siaga Jaga Rupiah, Pelemahan Dipicu Konflik Timur Tengah dan Lonjakan Kebutuhan Dolar
Komdigi Targetkan Registrasi SIM Card Biometrik Capai 300 Ribu Pengguna per Hari

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:53 WIB

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Ini Batas Aman Tiap Kapal

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:53 WIB

IRT Ditangkap Bawa 3 Kg Ganja Naik Becak Bermotor di Tapsel, Anak Menangis Histeris Saat Penyergapan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:19 WIB

Nostalgia Para Tokoh Pendiri Samosir: Kenang Perjuangan Awal, Wariskan Semangat Membangun dan Persatuan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:47 WIB

Djarot PDIP: Jokowi Bebas Keliling Indonesia, Asal Tunjukkan Keaslian Ijazah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:33 WIB

Lagu ‘MBG Mas Bahlil Ganteng’ Viral, Ketum Golkar Ingin Temui Penciptanya: Penasaran Ingin Bertemu dan Makan Bersama

Berita Terbaru

22-24 Juni 2026, Dekranasda Gelar UMKM Siantar Expo . (Foto:Ist)

Kota Pematangsiantar

22-24 Juni 2026, Dekranasda Gelar UMKM Siantar Expo

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:33 WIB