Investasi Sumatera Utara Melonjak Tajam

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, Poppy Marulita Hutagalung.(Foto:Ist)

Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, Poppy Marulita Hutagalung.(Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi: Sepanjang tahun 2025, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, secara konsisten memfokuskan kebijakan pada penguatan ekosistem ekonomi daerah. Langkah strategis ini dilakukan melalui dukungan penuh terhadap daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta penciptaan iklim investasi Sumatera Utara.

Upaya tersebut membuahkan hasil signifikan yang terlihat pada indikator sasaran pembangunan triwulan III tahun 2025. Capaian pembangunan tercatat sangat tinggi, yang ditandai dengan keberhasilan pengendalian tingkat kemiskinan, penurunan angka pengangguran, serta perbaikan pemerataan pendapatan masyarakat melalui Gini Ratio yang positif.

Data terbaru menunjukkan bahwa capaian Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Sumatera Utara telah melampaui target yang ditetapkan sebelumnya. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa produktivitas masyarakat Sumut mengalami peningkatan signifikan sepanjang periode kepemimpinan tahun 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Investasi Sumatera Utara Tumbuh Pesat Sepanjang Tahun 2025

Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, Poppy Marulita Hutagalung, mengungkapkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Sumatera Utara pada triwulan III-2025 tumbuh sebesar 4,55 persen secara year on year (YoY). Angka ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi di tingkat daerah tetap berjalan stabil di tengah dinamika global.

BACA JUGA:  Wali Kota Medan Segel Center Point

Baca juga : https://mediadelegasi.id/apbd-sumut-2026-disahkan-wagub-pergub-segera-dikebut/

Keberhasilan ini semakin memperkokoh posisi Sumatera Utara sebagai motor penggerak ekonomi di wilayah barat Indonesia. Terbukti, PDRB Sumatera Utara pada triwulan III-2025 memberikan kontribusi tertinggi di Pulau Sumatera, yakni mencapai 23,58 persen dari total ekonomi pulau tersebut.

Sektor ketenagakerjaan juga menunjukkan tren yang menggembirakan bagi masyarakat. Poppy menyebutkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sumut pada triwulan III-2025 berhasil ditekan menjadi 5,32 persen, turun cukup signifikan jika dibandingkan dengan angka tahun 2024 yang sebesar 5,6 persen.

Sejalan dengan penurunan pengangguran, angka kemiskinan di Sumatera Utara terus menunjukkan tren melandai. Per Maret 2025, persentase kemiskinan tercatat sebesar 7,36 persen, angka yang berada di posisi yang sangat baik dalam rentang target penurunan yang ditetapkan antara 7,46 hingga 6,96 persen.

Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk atau Gini Ratio juga mengalami perbaikan menjadi 0,295 poin pada Maret 2025, melampaui target sasaran di angka 0,305-0,303 poin. Pencapaian ini menandakan distribusi pendapatan masyarakat di Sumatera Utara semakin merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Selain pertumbuhan fisik, Pemprov Sumut sukses menjaga daya beli masyarakat dengan mengendalikan inflasi. Dari angka 5,32 persen pada September, inflasi berhasil ditekan menjadi 3,96 persen pada November 2025, sehingga harga kebutuhan pokok di pasar tetap stabil dan terjangkau.

BACA JUGA:  Pemprov Sumut Umumkan 16 Calon yang Lolos Seleksi Tahap Kedua untuk Jabatan Eselon II

Sebagai langkah jangka panjang, Gubernur Bobby Nasution telah merumuskan Peta Jalan Pengendalian Inflasi Daerah periode 2025–2027. Kebijakan ini berlandaskan pada Strategi 4K, yaitu Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, serta Komunikasi efektif antar lembaga terkait.

Di sektor investasi, Sumatera Utara mencatatkan lonjakan performa yang luar biasa sepanjang tahun 2025. Terjadi peningkatan jumlah investor sebesar 53,5 persen, yang dibarengi dengan kenaikan nilai investasi secara keseluruhan mencapai 25 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Komitmen Gubernur Bobby juga menyasar pada penguatan akar rumput melalui pemberdayaan UMKM dan koperasi. Hingga akhir 2025, tercatat sebanyak 4.613 koperasi atau sekitar 75,62 persen dari total 6.100 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) telah resmi terdaftar dalam sistem informasi digital SIMKOPDES.

Pencapaian menyeluruh ini merupakan wujud nyata dari visi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan penguatan di berbagai lini, Sumut kini memiliki pondasi yang lebih kokoh untuk meningkatkan daya saing daerah di masa depan.D|Red-Hendra

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan
Tekan Inflasi, Gubernur Bobby Kirim 1.050 Ton Cabai Merah ke Palangkaraya
Terkait Pembatalan PT MIS Pemenang Tender. Ketua CAKEP Sumut Desak APH Periksa Pejabat BBPJN
Sosok Kajati Sumut Baru Muhibuddin
Pejabat Eselon Medan Dilantik, Wali Kota Beri Ultimatum Kinerja
Pergantian Pimpinan BPODT Jadi Momentum Koreksi Arah Pengelolaan Danau Toba
Relawan Parhobas Total Dukung Bobby Nasution: Usul Tes Urine Mendadak, Jadwal Hanya Diketahui Gubernur
Refleksi Historis, Bobby Nasution Pimpin Ziarah HUT Sumut

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:53 WIB

Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan

Kamis, 23 April 2026 - 16:01 WIB

Tekan Inflasi, Gubernur Bobby Kirim 1.050 Ton Cabai Merah ke Palangkaraya

Rabu, 22 April 2026 - 14:35 WIB

Terkait Pembatalan PT MIS Pemenang Tender. Ketua CAKEP Sumut Desak APH Periksa Pejabat BBPJN

Selasa, 21 April 2026 - 18:22 WIB

Sosok Kajati Sumut Baru Muhibuddin

Jumat, 17 April 2026 - 14:47 WIB

Pejabat Eselon Medan Dilantik, Wali Kota Beri Ultimatum Kinerja

Berita Terbaru