Konektivitas Aceh Meningkat, 18 Jembatan Rampung

Konektivitas
Pembangunan 18 Jembatan Bailey di Aceh Rampung. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Pembangunan infrastruktur di Aceh terus menunjukkan perkembangan positif. Sebanyak 18 jembatan bailey di berbagai wilayah telah rampung 100 persen, sementara enam jembatan lainnya dalam proses penyelesaian dengan progres lebih dari 50 persen. Pembangunan jembatan bailey ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah di Aceh, terutama daerah-daerah yang sebelumnya terisolir akibat bencana alam atau kondisi geografis yang sulit.

54 Titik Membutuhkan Konektivitas Lewat Jembatan Bailey di Aceh

Adapun, sebanyak 30 titik jembatan masih dalam tahap persiapan. Pemerintah menargetkan total 54 titik yang membutuhkan konektivitas melalui jembatan bailey di Aceh akan segera rampung dalam waktu dekat.

Salah satu jembatan yang sudah rampung dan bisa dilalui warga adalah Jembatan Gosong Telaga Barat, di Aceh Singkil. Jembatan ini terdiri atas dua jalur dan bisa dilalui dua kendaraan roda empat sekaligus, sehingga mempermudah akses transportasi bagi masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/tingkat-bunga-penjamin-hingga-mei-2026-tetap

Sementara itu, pembangunan jembatan yang tengah berproses salah satunya adalah pembangunan Jembatan Bener Pepanyi di Desa Bener Pepanyi, Kecamatan Permata, Bener Meriah, terus dikebut. Material inti berupa tulang-tulang besi sudah terpasang. Alat berat juga terus melakukan pembersihan area jalan.

Progres pembangunan Jembatan Bener Pepanyi saat ini sudah mencapai 77 persen. Sebanyak 25 personel TNI Angkatan Darat diturunkan untuk membantu proses pembangunan, terdiri atas 15 personel dari Yonzipur 9 dan 10 personel dari Denzipur 3.

Rencananya, Jembatan Bener Pepanyi akan membentang sepanjang 50 meter dengan kedalaman 17 meter. Untuk itu, perlu dilaksanakan rekondisi jalan dan pembuatan abutment dan bronjong untuk mendekatkan dan memperkokoh tepi-tepi jembatan.

Pos terkait