Pantura Subang Banjir, Warga Mengungsi di Kolong

Pantura
Banjir Subang, Warga Mengungsi di Kolong Jembatan Fly Over. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Ratusan warga terdampak banjir di wilayah Pantura Kabupaten Subang, Jawa Barat, terpaksa mengungsi di kolong jembatan layang Pamanukan. Banjir yang tak kunjung surut membuat mereka kehilangan tempat tinggal sementara.

“Sudah berhari-hari banjir belum surut. Jadi harus mengungsi,” ujar Didi, salah seorang warga terdampak banjir di Pamanukan, Subang, Sabtu. Ia bersama keluarga dan tetangganya memilih kolong jembatan karena lokasinya dekat rumah, memudahkan evakuasi barang.

Pantura Subang Banjir, Warga Mengungsi di Kolong Jembatan Layang

Area kolong jembatan menjadi langganan tempat pengungsian warga setiap kali banjir melanda. Lokasi pengungsian yang disediakan pemerintah dinilai terlalu jauh, menyulitkan warga membawa barang-barang berharga mereka. “Kalau mengungsi di lokasi yang terlalu jauh, susah bawa barang-barang,” keluh Didi.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subang, hingga Sabtu pagi, banjir di Kecamatan Pamanukan telah merendam 5.679 rumah di delapan desa. Kondisi ini menunjukkan betapa parahnya dampak banjir yang melanda wilayah tersebut.

Secara keseluruhan, banjir di wilayah Subang telah merendam 7.536 rumah yang tersebar di 51 desa, tujuh kecamatan. Sebanyak 13.541 Kepala Keluarga (KK) atau 36.060 jiwa terdampak banjir tersebut. Banjir ini telah menyebabkan kerugian yang signifikan bagi masyarakat.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/tragedi-mbg-soto-beracun-di-sma-2-kudus-korban-tembus-118-siswa/

Banjir yang telah berlangsung selama sepekan juga dilaporkan telah merendam 27 sarana ibadah, 20 sekolah, dan 2.884 hektare areal persawahan. Hal ini mengganggu aktivitas keagamaan, pendidikan, dan perekonomian warga.

Pos terkait