Inklusivitas Pendidikan: Sumut Perjuangkan Hak Disabilitas

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap menerima audiensi Pengurus Komisi Nasional Disabilitas RI dan Tim dari Australian Awards Indonesia (AAI) di Ruang Kerja Lantai 9 Kantor Gubernur Jalan Diponegoro Kota Medan, Kamis (12/2/2026). Foto: Ist.

Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap menerima audiensi Pengurus Komisi Nasional Disabilitas RI dan Tim dari Australian Awards Indonesia (AAI) di Ruang Kerja Lantai 9 Kantor Gubernur Jalan Diponegoro Kota Medan, Kamis (12/2/2026). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) semakin gencar dalam mewujudkan hak penyandang disabilitas untuk mendapatkan pendidikan yang setara hingga jenjang perguruan tinggi. Langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menekankan pentingnya inklusivitas dalam sistem pendidikan.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Sulaiman Harahap, menegaskan komitmen ini saat menerima kunjungan dari Komisi Nasional Disabilitas RI dan Tim Australia Awards Scholarship (AAS) di Kantor Gubernur Sumut, Medan, pada Kamis (12/2/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membahas strategi kolaboratif dalam meningkatkan akses pendidikan bagi penyandang disabilitas.

Inklusivitas Pendidikan: Harapan Baru bagi Disabilitas Sumut

Sulaiman menyampaikan apresiasinya terhadap program AAS yang memberikan kesempatan berharga bagi penyandang disabilitas di Sumut untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Ia berharap, dengan adanya program inklusivitas ini, kualitas hidup 46.033 penyandang disabilitas di Sumut dapat meningkat secara signifikan.

“Ketersediaan sekolah khusus di Sumut masih terbatas, terutama di daerah kabupaten/kota. Oleh karena itu, program inklusivitas yang dirancang khusus untuk teman-teman yang memiliki keterbatasan ini sangat bermanfaat untuk masa depan mereka,” ujar Sulaiman, menekankan pentingnya dukungan yang berkelanjutan.

BACA JUGA:  KPK Diminta Usut Proyek Infrastruktur Sumut Rp2,7 Triliun

Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut, Terang Dewi Susantri Ujung, menambahkan bahwa Pemprov Sumut tengah merancang program pendidikan komprehensif bagi penyandang disabilitas. Program ini mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kesiapan infrastruktur, termasuk pengembangan sekolah inklusif yang lebih banyak.

“Kami berencana memberikan pelatihan khusus kepada sekitar 40 guru tahun ini untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam memberikan pendidikan yang berkualitas bagi para penyandang disabilitas. Selain itu, kami juga sedang mempersiapkan pendirian 4 sekolah untuk tuna rungu dan 11 sekolah untuk tuna netra,” jelas Terang Dewi.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/impian-nias-terwujud-jembatan-idano-noyo-rampung-dibangun/

Ketua Komisi Nasional Disabilitas, Dante Rigmalia, menyoroti bahwa penyandang disabilitas masih menghadapi banyak tantangan, terutama dalam bidang pendidikan. Data menunjukkan bahwa sebagian besar dari mereka hanya bersekolah hingga kelas 5 sekolah dasar, dan hanya sekitar 5% yang berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

BACA JUGA:  Mulyadi Simatupang Dinonaktifkan, Diduga Cemarkan Nama Baik Gubernur Sumut

Oleh karena itu, kehadiran Komisi Nasional Disabilitas bersama Tim AAS bertujuan untuk mendorong pemerintah daerah agar lebih aktif berkolaborasi dalam memperluas akses pendidikan bagi penyandang disabilitas, salah satunya melalui program beasiswa AAS.

Program Manager Department of Foreign Affairs and Trade Kedutaan Besar Australia, Tea Naibaho, menjelaskan bahwa program beasiswa AAS secara khusus menargetkan penyandang disabilitas dan perempuan. Beasiswa ini menawarkan dukungan inklusif bagi penyandang disabilitas (Kelompok Sasaran Ekuitas/ETG) untuk studi S2 dan S3 di Australia, termasuk Disability Support Agreements (DSA) yang mencakup akomodasi, transportasi, dan pendampingan.

“Program ini tidak memiliki batasan usia. Saat ini, kami sedang melakukan sosialisasi di Medan, setelah sebelumnya sukses menggelar sosialisasi di wilayah Indonesia bagian timur,” pungkas Tea Naibaho, menandaskan komitmen Australia dalam mendukung pendidikan inklusif di Indonesia. D|Red-Hendra.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Satu tanggapan untuk “Inklusivitas Pendidikan: Sumut Perjuangkan Hak Disabilitas”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Oknum Polres Tapteng Ditangkap Terlibat Edar Narkoba, Simpan 204 Gram Sabu di Mobil dan Positif Pakai
Dua Begal Pelajar di Binjai Ditangkap, Aksi Sadis Ayunkan Parang hingga Rebut Motor dan HP
Bapenda Sumut Gelar Gebyar Pajak Bermasalah, Perlu Evaluasi Transparansi dan Legalitas
Banjir Rendam Sekolah di Tebingtinggi, KBM Diliburkan Sementara
Kecelakaan Maut di Tol JMKT: Bus Halmahera Terbalik, Empat Nyawa Melayang
Wakajati Sumut Ingatkan Jajaran Jaga Integritas, Pertahankan Kepercayaan Publik
Indonesia Juara Bertahan di Grup A Bersama Vietnam, Myanmar dan Timor Leste
Hadirkan LPS di Medan, Bobby Nasution: Bangun Kepercayaan Masyarakat agar Uang Aman

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:14 WIB

Oknum Polres Tapteng Ditangkap Terlibat Edar Narkoba, Simpan 204 Gram Sabu di Mobil dan Positif Pakai

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:43 WIB

Dua Begal Pelajar di Binjai Ditangkap, Aksi Sadis Ayunkan Parang hingga Rebut Motor dan HP

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bapenda Sumut Gelar Gebyar Pajak Bermasalah, Perlu Evaluasi Transparansi dan Legalitas

Senin, 11 Mei 2026 - 17:48 WIB

Banjir Rendam Sekolah di Tebingtinggi, KBM Diliburkan Sementara

Senin, 11 Mei 2026 - 16:36 WIB

Kecelakaan Maut di Tol JMKT: Bus Halmahera Terbalik, Empat Nyawa Melayang

Berita Terbaru