Bupati Rejang Lebong Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rombongan Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari, tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: Ist.

Rombongan Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari, tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (10/3/2026). Kedatangannya ke kantor lembaga antirasuah itu setelah sebelumnya terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim KPK di Bengkulu.

Bupati Rejang Lebong Tiba di Gedung Merah Putih KPK

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah kendaraan yang membawa pihak-pihak yang diamankan tiba secara bersamaan. Rombongan kendaraan tersebut langsung memasuki area internal gedung KPK melalui pintu belakang.

Lebih dari lima unit mobil minibus terlihat masuk ke kompleks Gedung Merah Putih KPK. Kendaraan tersebut bergerak menuju area basement yang biasanya digunakan sebagai jalur khusus bagi pihak yang sedang menjalani proses pemeriksaan.

Dengan menggunakan jalur tersebut, wajah para pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tidak terlihat oleh awak media yang menunggu di bagian depan gedung. Proses pengamanan berlangsung cukup cepat dan tertutup.

BACA JUGA:  5 Pejabat Pemkab Lamongan Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung

Sebelumnya, tim Kedeputian Penindakan KPK melakukan operasi tangkap tangan di wilayah Provinsi Bengkulu pada Senin (9/3/2026) malam. Operasi senyap tersebut menyasar sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/operasi-senyap-kpk-menangkap-bupati-rejang-lebong-bengkulu/

Dalam operasi tersebut, tim KPK mengamankan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari. Penangkapan kepala daerah itu menambah daftar pejabat publik yang terjerat operasi tangkap tangan lembaga antirasuah.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto telah membenarkan adanya penangkapan terhadap Bupati Rejang Lebong tersebut. Ia menyampaikan konfirmasi singkat saat dimintai keterangan oleh awak media.

“Benar, Bupati Rejang Lebong,” ujar Fitroh saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).

Namun hingga saat ini, pihak KPK belum menjelaskan secara rinci kronologi operasi tangkap tangan maupun perkara yang diduga melibatkan kepala daerah tersebut.

BACA JUGA:  Polres Boyolali Bongkar Sindikat Penipuan Proyek Koperasi Desa Merah Putih, 5 Tersangka Dibekuk di Jakarta

Sejumlah pihak yang ikut diamankan bersama Fikri Thobari juga turut dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik KPK. Mereka akan dimintai keterangan guna mendalami dugaan tindak pidana yang sedang diselidiki.

Sesuai prosedur yang berlaku, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut.

KPK dijadwalkan akan menyampaikan keterangan resmi kepada publik melalui konferensi pers setelah proses pemeriksaan awal selesai dilakukan dan status hukum para pihak yang diamankan telah ditetapkan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

2 tanggapan untuk “Bupati Rejang Lebong Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung: Tak Berwenang Mengadili Perkara Dugaan Korupsi MBG
MK Kabulkan Sebagian Uji Materi MBG: Anggaran Harus Dipisah dari Pos Pendidikan Mulai 2028
Totok Suharyanto Kunjungi Kejagung, Disebut Silaturahmi Meski Bayang Kasus Febrie Adriansyah Membayangi
KY Temukan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim Perkara Andrie Yunus dan Nadiem Makarim
KPK Bongkar Dua Klaster Korupsi Pemalang: Oknum Pegawai Sendiri Ikut Tersangka Pemerasan
Wamenaker Afriansyah Noor: Industri Wajib Beri Manfaat Nyata, Utamakan Tenaga Kerja Lokal
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Resmi Ditahan KPK Usai Terjaring OTT, Minta Maaf dan Bantah Jual Beli Jabatan
Kemnaker Gandeng BINUS-Microsoft Lewat GreatNusa, Perkuat Kompetensi AI Talenta Digital Indonesia
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:36 WIB

PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung: Tak Berwenang Mengadili Perkara Dugaan Korupsi MBG

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:29 WIB

MK Kabulkan Sebagian Uji Materi MBG: Anggaran Harus Dipisah dari Pos Pendidikan Mulai 2028

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:33 WIB

KY Temukan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim Perkara Andrie Yunus dan Nadiem Makarim

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:45 WIB

KPK Bongkar Dua Klaster Korupsi Pemalang: Oknum Pegawai Sendiri Ikut Tersangka Pemerasan

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:38 WIB

Wamenaker Afriansyah Noor: Industri Wajib Beri Manfaat Nyata, Utamakan Tenaga Kerja Lokal

Berita Terbaru

Foto: Hendra

Kabupaten Deli Serdang

Kreatif! Mahasiswa UNIMED Olah Daun Kelor Jadi Donat

Kamis, 30 Jul 2026 - 18:13 WIB