Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan

Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan

Medan-Mediadelegasi:Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan
Dasopang memimpin peninjauan langsung pelepasan jemaah haji kloter kedua di Embarkasi Medan, Sumatera Utara, Rabu (22/4/2026).

Dalam kunjungan kerja reses tersebut, Marwan memastikan bahwa seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar sesuai perencanaan guna memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah.

“Hari ini kita meninjau pelepasan kloter kedua dari Embarkasi Medan yang seluruh jemaahnya berasal dari Kabupaten Langkat. Dari pantauan kita, proses berjalan dengan baik. Prosedur dibuat efisien dan tidak berbelit-belit agar jemaah terhindar dari kelelahan,” ujar Marwan usai acara pelepasan.

Marwan menjelaskan bahwa meskipun masa persiapan di embarkasi tergolong singkat, koordinasi antara Kanwil Agama dan instansi terkait berjalan mulus. Pemeriksaan kesehatan, validasi visa, Nusuk, hingga pengecekan syarat istitha’ah kesehatan dilakukan dengan teliti.

“Alhamdulillah, dari kloter satu sampai kloter kedua semuanya bisa berangkat tanpa hambatan. Ini pertanda bahwa proses seleksi dan perawatan kesehatan jemaah sejak awal sudah dilakukan dengan benar,” tambahnya.

BACA JUGA:  Ribuan Warga Padati Lapangan Merdeka Medan Saksikan Parade Budaya

Terkait adanya kenaikan biaya operasional haji, khususnya akibat lonjakan harga avtur (minyak pesawat) yang mencapai Rp8 juta per jemaah, Marwan menegaskan bahwa beban tersebut tidak akan dibebankan kepada jemaah haji.

“Komisi VIII sudah berkeyakinan, jika tambahan biaya ini dibebankan kepada jemaah, akan sangat menyulitkan. Jangankan Rp8 juta, tambahan Rp1 juta pun akan memberatkan. Maka, Pemerintah dan DPR sepakat biaya ini tidak ditanggung oleh jemaah,” tegas politisi Fraksi PKB tersebut.

Selain aspek pembiayaan, Komisi VIII juga menyoroti pentingnya mitigasi kendala di lapangan, seperti keterlambatan penerbangan atau kepadatan berlebih (overcapacity). Marwan meminta pemerintah menyiapkan berbagai opsi skenario kedaruratan di setiap tahapan ibadah.

BACA JUGA:  Remaja Labura Diselamatkan Polisi Usai Diculik Komplotan Bersenjata, Diduga Terkait Utang Narkoba

“Harus ada skenario kedaruratan yang dimitigasi. Misalnya, jika katering terlambat karena akses jalan terhambat, harus ada stok makanan cepat saji yang sudah disiapkan. Kami bahkan meminta simulasi jika jemaah terjebak di jalur layang dan tidak bisa bergerak, pilihannya apa saja? Termasuk kesiapan tangga darurat dan lain-lain,” jelasnya.

Terakhir, Marwan mengapresiasi langkah Kementerian Agama yang telah memberikan pelatihan intensif bagi petugas haji, baik dari sisi pemahaman ibadah, pengetahuan lokasi, hingga ketahanan fisik. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar situasi geopolitik global membaik sehingga jemaah haji Indonesia dapat beribadah dengan khusyuk.

“Kita berharap jemaah bisa menjaga kemampuan fisik hingga puncak haji nanti, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur,” pungkas Marwan.D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut
Sorotan Kasus RS Islam Malahayati: Dugaan Malpraktik, Pembayaran Gelap, Dinkes Sumut Minta Maaf dan Minta Kemenkes Bertindak
Robi Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia
Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Manajemen Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Bungkam Soal “Mal Praktik” dan Pembayaran Administrasi Pasien ke Rekening Pribadi Prof dr RD
Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa
Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:14 WIB

Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut

Senin, 15 Juni 2026 - 14:48 WIB

Sorotan Kasus RS Islam Malahayati: Dugaan Malpraktik, Pembayaran Gelap, Dinkes Sumut Minta Maaf dan Minta Kemenkes Bertindak

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:43 WIB

Robi Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:53 WIB

Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:24 WIB

Manajemen Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Bungkam Soal “Mal Praktik” dan Pembayaran Administrasi Pasien ke Rekening Pribadi Prof dr RD

Berita Terbaru