Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus

Kamis, 30 April 2026 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana saat proses pemeriksaan dan penempatan khusus (patsus) terhadap Kompol DK di lingkungan Polda Sumatera Utara.

Foto: Suasana saat proses pemeriksaan dan penempatan khusus (patsus) terhadap Kompol DK di lingkungan Polda Sumatera Utara.

Medan-Mediadelegasi: Polda Sumatera Utara (Sumut) melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) segera menindaklanjuti penyebaran video viral di media sosial yang diduga menampilkan seorang perwira menengah (pamen) sedang melakukan penyalahgunaan narkotika. Pihak kepolisian menegaskan bahwa penanganan kasus ini akan dilakukan secara objektif dan transparan tanpa pandang bulu.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, membenarkan hal tersebut dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026). Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan awal untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik rekaman video yang menjadi perbincangan hangat publik tersebut.

“Dalam proses penyelidikan, Subbidpaminal Bidpropam Polda Sumut telah memeriksa Kompol DK, perwira yang ada di dalam video tersebut,” ujar Ferry menyebutkan identitas singkat oknum yang dimaksud.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tahap awal, Kompol DK mengakui bahwa dirinya memang merupakan sosok yang terlihat dalam video viral tersebut. Namun, ia memberikan penjelasan khusus terkait konteks dan situasi saat kejadian berlangsung.

“Yang bersangkutan menyampaikan bahwa aktivitas tersebut berkaitan dengan kegiatan penyelidikan yang melibatkan informan,” ungkap Ferry menirukan keterangan yang diberikan oleh tersangka.

BACA JUGA:  Sensus Ekonomi Sumut Sasar Dua Juta Pelaku

Meski demikian, pihak kepolisian tidak serta merta menerima begitu saja alasan tersebut. “Namun, seluruh keterangan ini masih kami dalami untuk memastikan kesesuaiannya dengan prosedur operasional standar yang berlaku,” tegasnya.

Ferry juga menyoroti bahwa secara visual, tindakan yang terekam dalam video tersebut dinilai tidak mencerminkan etika profesi yang baik sebagaimana seharusnya dimiliki oleh seorang anggota Polri. Aspek kepatutan dan kesopanan tetap menjadi perhatian serius dalam proses pemeriksaan ini.

Sebagai langkah pembuktian ilmiah, Bid Propam telah melakukan serangkaian tes kesehatan terhadap Kompol DK. Hasil tes urine yang dilakukan menunjukkan hasil negatif, namun untuk hasil tes darah dan rambut masih menunggu analisis lanjutan dari laboratorium forensik guna mendapatkan kepastian yang akurat.

Sebagai tindak lanjut dan untuk kepentingan pemeriksaan lebih mendalam, Kompol DK saat ini telah ditempatkan di penempatan khusus atau patsus. Selain itu, sejumlah saksi yang juga muncul dalam video tersebut akan dipanggil untuk dimintai keterangan guna melengkapi berkas perkara.

BACA JUGA:  Kasus Inses dan Pengiriman Bayi Meninggal Lewat Ojol, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

“Kami memastikan proses ini berjalan transparan. Apabila ditemukan pelanggaran, baik disiplin maupun kode etik, tentu akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” pungkas Ferry menegaskan komitmen Polda Sumut dalam membersihkan institusi dari oknum yang melanggar aturan.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat luas agar tetap bijak dan tenang dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Masyarakat diminta untuk menunggu hasil resmi dari proses gelar perkara yang akan dilakukan dalam waktu dekat oleh pihak kepolisian.

Dengan adanya kasus ini, kembali menjadi pelajaran berharga bagi seluruh jajaran bahwa integritas dan perilaku pribadi maupun dinas harus selalu dijaga, mengingat setiap tindakan anggota polisi selalu menjadi sorotan tajam publik dan bisa terekam kapan saja. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Nasution: Dukung Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Tapi Harus Berbasis Kinerja
Bobby Nasution Minta OJK Sumut Dorong Ekonomi Syariah & Kebutuhan Daerah Sesuai Karakteristik
Ombudsman RI Desak BPN Sumut Percepat Penyelesaian Laporan Pertanahan Masyarakat
Brigjen Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut, Gantikan Brigjen Sonny Irawan
Diskominfo Sumut Gelar Coaching Clinic SP4N Lapor, Kecepatan Respons Aduan Jadi Fokus Utama Perbaikan
Realisasi PAD Sumut Tembus 50 Persen Lebih Awal, Capai Rp3,5 Triliun Hingga Akhir Juli 2026
Bobby Turun Langsung, Chandra Dalimunthe Siapkan Perbaikan Permanen Jalan Helvetia Pasar 7 Mulai Agustus
Bobby Nasution & DPRD Sumut Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025, Langkah Maju Anggaran Berikutnya
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Bobby Nasution: Dukung Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Tapi Harus Berbasis Kinerja

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Bobby Nasution Minta OJK Sumut Dorong Ekonomi Syariah & Kebutuhan Daerah Sesuai Karakteristik

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:14 WIB

Ombudsman RI Desak BPN Sumut Percepat Penyelesaian Laporan Pertanahan Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:15 WIB

Brigjen Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut, Gantikan Brigjen Sonny Irawan

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:32 WIB

Diskominfo Sumut Gelar Coaching Clinic SP4N Lapor, Kecepatan Respons Aduan Jadi Fokus Utama Perbaikan

Berita Terbaru