Banjir Bandang Pasaman Terjang Permukiman, 1 Warga Hilang

Sabtu, 19 September 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir bandang merendam kawasan permukiman warga di Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, akibat luapan sungai setelah hujan deras. Foto: Ist.

Banjir bandang merendam kawasan permukiman warga di Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, akibat luapan sungai setelah hujan deras. Foto: Ist.

Pasaman-Mediadelegasi: Banjir bandang menerjang Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Bencana tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat selama lebih dari empat jam.

Luapan Sungai Aek Koronok dan Batang Jember menyebabkan air melimpas ke kawasan permukiman. Belasan rumah warga terdampak banjir, sementara sejumlah lahan pertanian dan fasilitas umum mengalami kerusakan akibat derasnya arus.

Selain menimbulkan kerugian material, bencana ini juga mengakibatkan seorang warga dilaporkan hilang. Korban diketahui bernama Amrianto (49), yang diduga terseret arus Sungai Aek Koronok saat banjir menerjang kawasan tempat tinggal warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasaman, Mardianto, menyampaikan bahwa pencarian terhadap korban masih berlangsung. Tim gabungan dikerahkan untuk menyisir aliran sungai dan sejumlah lokasi yang diperkirakan menjadi titik keberadaan korban.

“Tim gabungan dari Basarnas, BPBD Pasaman, TNI, Polri, bersama warga setempat hingga kini masih menyisir aliran Sungai Aek Koronok dan area sekitar untuk pencarian korban,” ujar Mardianto, Sabtu (19/9/2026).

BACA JUGA:  Diskon 50 Persen Tarif Listrik Januari-Februari 2025 Berlaku Terbatas

Hujan deras yang berlangsung cukup lama menjadi pemicu meningkatnya debit air sungai. Kondisi tersebut membuat aliran Sungai Aek Koronok dan Batang Jember meluap hingga menggenangi permukiman penduduk di Nagari Simpang Tonang.

Banjir yang melanda kawasan tersebut tidak hanya berdampak terhadap rumah warga. Lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat turut terdampak akibat terjangan air dan material yang terbawa arus.

Sejumlah fasilitas umum juga dilaporkan mengalami kerusakan. Dampak ini menambah kebutuhan penanganan darurat, terutama bagi warga yang terdampak langsung dan memerlukan dukungan untuk memulihkan aktivitas sehari-hari.

Warga setempat kini menghadapi kebutuhan bantuan darurat setelah bencana banjir bandang melanda wilayah mereka. Bantuan bahan pokok menjadi salah satu kebutuhan yang diharapkan dapat segera disalurkan kepada masyarakat terdampak.

BACA JUGA:  Tokopedia Bantah Keras Isu PHK Massal: Cuma Penataan, Malah Buka Lebih dari 100 Lowongan Kerja

Selain sembako, warga juga membutuhkan makanan siap saji untuk mendukung kebutuhan konsumsi selama kondisi darurat. Penyaluran bantuan diharapkan dapat membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Masyarakat juga meminta adanya penanganan terhadap kondisi aliran sungai. Pengerukan sungai menjadi salah satu usulan warga untuk mengurangi potensi ancaman banjir susulan, terutama apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur wilayah Dua Koto.

Hingga Sabtu (19/9/2026), pencarian Amrianto masih dilakukan oleh tim gabungan bersama warga. Penanganan dampak banjir, pemenuhan kebutuhan masyarakat, serta kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan menjadi perhatian dalam upaya penanganan bencana di Nagari Simpang Tonang. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Brantas Abipraya Tunggak Rp1,5 Triliun ke Subkontraktor, Restitusi Pajak Rp800 Miliar Mandek
KPK Temukan Petunjuk Aliran Uang Kasus HGB Bogor
Pembayaran KDMP Tertunda, Kemenkeu Tunggu Tagihan Himbara
Puluhan Kepala Sekolah Banyuasin Dikabarkan Terjaring OTT Polda Sumsel
Nusron Wahid Tegaskan Kooperatif Usai OTT KPK
KPK Geledah Summarecon Terkait Kasus HGB Bogor
Febrie Adriansyah Ungkap Dugaan Masukan Keliru ke Prabowo
Roy Suryo Tolak RJ, Pilih Lawan Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:25 WIB

Brantas Abipraya Tunggak Rp1,5 Triliun ke Subkontraktor, Restitusi Pajak Rp800 Miliar Mandek

Sabtu, 19 September 2026 - 13:54 WIB

KPK Temukan Petunjuk Aliran Uang Kasus HGB Bogor

Sabtu, 19 September 2026 - 13:17 WIB

Banjir Bandang Pasaman Terjang Permukiman, 1 Warga Hilang

Sabtu, 19 September 2026 - 12:07 WIB

Pembayaran KDMP Tertunda, Kemenkeu Tunggu Tagihan Himbara

Jumat, 18 September 2026 - 15:03 WIB

Nusron Wahid Tegaskan Kooperatif Usai OTT KPK

Berita Terbaru

KPK Dalami Dugaan Aliran Uang dalam Kasus HGB. Foto: Ist.

Nasional

KPK Temukan Petunjuk Aliran Uang Kasus HGB Bogor

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:54 WIB

Banjir bandang merendam kawasan permukiman warga di Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, akibat luapan sungai setelah hujan deras. Foto: Ist.

Nasional

Banjir Bandang Pasaman Terjang Permukiman, 1 Warga Hilang

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:17 WIB

Kemenkeu menyiapkan dana talangan utang Kopdes Merah Putih (KDKMP). Foto: Ist.

Nasional

Pembayaran KDMP Tertunda, Kemenkeu Tunggu Tagihan Himbara

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:07 WIB

Gubernur Sumut Bobby Nasution melantik tiga pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Sumut dalam prosesi di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jumat (18/9/2026). Foto: Ist.

Sumatera Utara

Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Sumut

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:41 WIB