Medan-Mediadelegasi: Panggung bergengsi Askot PSSI Medan Cup U21 tahun 2026 akhirnya menamatkan rangkaian pertandingannya dengan momen penuh emosi dan drama tinggi. PS Dinamo sukses mengukir sejarah manis dengan mengangkat trofi juara pertama setelah menuntaskan laga final yang berlangsung sangat sengit di Lapangan Kopasgat, Medan, pada Kamis (4/6/2026). Kemenangan gemilang ini sekaligus menegaskan posisi mereka sebagai kekuatan dominan dalam peta persepakbolaan usia muda di wilayah Sumatera Utara.
Keberhasilan meraih gelar juara ini bukanlah hasil kebetulan semata, melainkan buah kerja keras, strategi matang, dan manajemen tim yang rapi. Di balik performa gemilang para pemain di atas lapangan, terdapat peran besar tim pelatih yang dikomandoi langsung oleh Coach Giono dan Coach Iman Wahyudi. Kedua pelatih ini berhasil meramu skuad muda menjadi satu kesatuan tim yang tangguh, cerdas, dan memiliki karakter permainan yang kuat.
Tak kalah penting, peran manajerial yang dijalankan oleh Manager Tim, Benny Andhika, ST, juga menjadi kunci keberhasilan. Dari pinggir lapangan, Benny terlihat sangat aktif memotivasi dan membakar semangat juang seluruh pemain, staf, dan pelatih agar tetap fokus dan berjuang habis-habisan. Dukungan moril dan manajemen yang baik ini terbukti mampu menjaga kestabilan psikologis tim di setiap babak pertandingan.
Pada laga penentuan melawan lawan tangguh, PS Dinamo tampil sangat disiplin dan taktis. Para pemain mampu menjalankan setiap instruksi yang diberikan pelatih dengan sangat rapi dan tepat sasaran. Mereka tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga kecerdikan dalam membaca permainan dan menguasai ritme pertandingan.
Sepanjang laga berlangsung, tekanan demi tekanan yang dilancarkan oleh tim lawan mampu diredam dengan sangat baik berkat kekokohan lini pertahanan PS Dinamo. Pertahanan yang sulit ditembus ini kemudian berpadu apik dengan skema serangan balik yang sangat mematikan, yang terus diancurkan ke wilayah pertahanan lawan sejak peluit awal dibunyikan hingga peluit panjang tanda akhir pertandingan ditiupkan.
Perlu diketahui, turnamen Askot PSSI Medan Cup U21 tahun ini bukan sekadar ajang mencari juara biasa. Kompetisi ini memiliki makna lebih dalam dan strategis, sebab dijadikan sebagai panggung seleksi sekaligus sarana persiapan matang bagi Kota Medan dalam menyongsong gelaran besar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Utara yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat ini.
Menyadari pentingnya ajang ini sebagai ajang pembuktian dan persiapan, manajemen PS Dinamo sengaja melakukan langkah strategis dengan memperkuat kedalaman skuad mereka. Mereka memanggil pulang sejumlah talenta muda berbakat asli putra daerah Medan yang selama ini telah meniti karier dan mengasah kemampuan di berbagai klub di luar provinsi Sumatera Utara.
Kolaborasi harmonis antara pemain lokal yang tangguh dengan para pemain yang telah berpengalaman berkompetisi di luar daerah ini ternyata menghasilkan buah manis. Gabungan keduanya menciptakan gaya permainan yang apik, atraktif, berani menyerang, dan sangat menghibur ribuan pencinta sepak bola yang memadati tribun penonton di Lapangan Kopasgat setiap kali mereka bertanding.
Usai kemenangan manis ini, Benny Andhika, ST selaku manajer tim, mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas perjuangan seluruh elemen tim, mulai dari pemain, pelatih, hingga staf pendukung. Ia berharap capaian prestasi ini menjadi jembatan emas bagi para pemain muda untuk melangkah ke jenjang karier yang lebih tinggi lagi.
“Kami bersyukur atas pencapaian luar biasa ini. Harapan besar kami, anak-anak berbakat dari PS Dinamo ini bisa terpilih dan menjadi bagian utama dari tim perwakilan Kota Medan di event-event selanjutnya yang lebih bergengsi,” ujar Benny Andhika, ST dengan nada bangga saat diwawancarai awak media usai upacara penyerahan trofi.
Kemenangan tim ini makin lengkap dan sempurna dengan torehan individu yang mengesankan. Salah satu pilar andalan sekaligus ujung tombak serangan tim, Dirga Alfandy, berhasil menyabet gelar sebagai pencetak gol terbanyak atau Top Skor turnamen. Penyerang tajam ini tercatat sukses membobol gawang lawan sebanyak 5 kali sepanjang kompetisi berlangsung, sebuah catatan impresif yang membuktikan ketajamannya luar biasa di lini depan.
Di luar lapangan, kesuksesan PS Dinamo mengarungi persaingan ketat dan menjuarai turnamen ini juga tidak lepas dari dukungan penuh mitra strategis. Sinergi yang solid didukung kontribusi luar biasa dari dua sponsor utama, yaitu ECA GROUP dan Ben Al Tani Barokah, menjadi bukti nyata komitmen dunia usaha dalam memajukan dan membina sepak bola usia muda di tanah air, khususnya di wilayah Medan dan Sumatera Utara. D|Red-Hendra.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS







