Wamenaker Afriansyah Noor: Pendidikan, Kompetensi, dan Sertifikasi Kunci Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Kerja

Senin, 8 Juni 2026 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memberikan pemaparan dalam Seminar Nasional Mercubuana Competency Network 2026 bertema Urgensi Sertifikasi Kompetensi bagi Mahasiswa dalam Menghadapi Dunia Kerja, di Jakarta, Senin (8/6/2026). Foto: Ist.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memberikan pemaparan dalam Seminar Nasional Mercubuana Competency Network 2026 bertema Urgensi Sertifikasi Kompetensi bagi Mahasiswa dalam Menghadapi Dunia Kerja, di Jakarta, Senin (8/6/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor, menegaskan bahwa ada tiga pilar utama yang wajib dimiliki setiap mahasiswa agar mampu bertahan dan bersaing di dunia kerja yang semakin cepat berubah dan dinamis. Ketiga hal tersebut adalah pendidikan yang kuat, kompetensi yang sesuai kebutuhan, serta bukti pengakuan resmi melalui sertifikasi kompetensi. Hal ini disampaikannya dalam Seminar Nasional Mercubuana Competency Network (MBCN) 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (8/6/2026).

Seminar bertema “Urgensi Sertifikasi Kompetensi bagi Mahasiswa dalam Menghadapi Dunia Kerja” ini menjadi wadah penting bagi para akademisi dan mahasiswa untuk memahami persiapan apa saja yang harus dilakukan sebelum terjun ke lapangan kerja. Dalam kesempatan itu, Afriansyah menjelaskan bahwa pendidikan formal yang ditempuh di bangku kuliah memang menjadi fondasi utama. Pendidikan inilah yang membangun dasar pengetahuan, pola pikir, hingga karakter seorang individu.

Namun, ia menekankan bahwa bekal berupa ijazah dan nilai akademik saja tidak lagi cukup. Di era transformasi yang terus bergerak maju, tuntutan dunia usaha dan industri semakin tinggi dan spesifik. Pendidikan harus dilengkapi dengan kompetensi nyata, yaitu kemampuan untuk menerapkan ilmu yang dimiliki, serta didukung oleh sertifikasi yang menjadi bukti sah bahwa kemampuan tersebut sudah memenuhi standar kualitas yang berlaku.

BACA JUGA:  Pengacara: Sihol Situngkir hanya melakukan sosialisasi terhadap program ferienjob

“Sertifikasi kompetensi menjadi bentuk pengakuan atas kemampuan seseorang sesuai standar yang ditetapkan, sekaligus meningkatkan kepercayaan dunia usaha terhadap kualitas calon tenaga kerja,” tegas Afriansyah. Dokumen ini menjadi jaminan bagi perusahaan bahwa seseorang memang memiliki keahlian yang dibutuhkan, sehingga proses seleksi dan penempatan tenaga kerja menjadi lebih mudah dan terukur.

Ia mengingatkan para mahasiswa agar tidak hanya berfokus pada kelulusan semata. “Di tengah perubahan yang begitu cepat, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga perlu memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan memperkuatnya melalui sertifikasi agar lebih siap bersaing di dunia kerja,” tambahnya. Sertifikasi inilah yang sering kali menjadi pembeda antara satu pelamar kerja dengan pelamar lainnya.

Lebih lanjut, Afriansyah mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan masa perkuliahan sebaik-baiknya sebagai ruang pengembangan diri. Ia mengajak seluruh mahasiswa aktif mencari pengalaman tambahan melalui berbagai program peningkatan keterampilan, baik itu pelatihan singkat, program pemagangan di perusahaan, maupun mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan lembaga berwenang.

“Jadikan masa kuliah sebagai kesempatan untuk terus belajar dan mengasah kemampuan. Ikuti pelatihan, magang, serta uji kompetensi, karena pengalaman dan pengakuan atas kompetensi akan menjadi nilai tambah ketika memasuki pasar kerja,” ujarnya. Pengalaman langsung di lapangan memberikan wawasan praktis yang tidak selalu didapatkan di dalam kelas.

BACA JUGA:  Bacaleg Maruli Siahaan Janji Fokus Kawal Pendidikan

Selain peran aktif mahasiswa, Afriansyah juga menekankan bahwa penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) tidak bisa dilakukan sendirian atau secara parsial. Diperlukan kerja sama yang erat dan selaras antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga pelatihan, hingga pihak industri. Kolaborasi ini penting agar materi yang diajarkan selalu relevan dengan apa yang dibutuhkan pasar.

Menurutnya, ketiga elemen tersebut—pendidikan, kompetensi, dan sertifikasi—harus berjalan beriringan dan saling menguatkan. “Pendidikan memberikan dasar yang kuat, kompetensi menunjukkan kemampuan untuk bekerja, sedangkan sertifikasi menjadi bukti bahwa kemampuan tersebut telah memenuhi standar yang ditetapkan. Ketiga aspek ini harus berjalan beriringan untuk melahirkan SDM Indonesia yang unggul,” jelasnya.

Di akhir pemaparannya, Afriansyah menyampaikan harapan besar. Dengan penguatan ketiga aspek tersebut, diharapkan Indonesia dapat melahirkan tenaga kerja yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif, produktif, dan mampu beradaptasi dengan segala perubahan zaman. Kualitas SDM yang tinggi inilah yang nantinya akan menjadi modal utama memperkuat daya saing bangsa di kancah global. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah
Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar
Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi
Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat
Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat
KPK Tetapkan Dedi Congor Tersangka Baru Suap Bea Cukai, Kasus Cukai Djarum Disorot
Putusan MA soal Gibran Picu Desakan DPR Tinjau Syarat Wakil Presiden
Kasus Suap ATR/BPN: KPK Periksa Dirut PT Kencana Jaya Property Terkait Lahan Bogor
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:12 WIB

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah

Selasa, 3 November 2026 - 16:26 WIB

Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar

Selasa, 3 November 2026 - 14:16 WIB

Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat

Berita Terbaru

Pengurus BWI Perwakilan Deli Serdang  Periode 2026-2029 usai dilantik Bupati Deli Serdang, Senin (2/11). Foto: dok-bwi-ds

Kabupaten Deli Serdang

BWI Deli Serdang Didorong Kembangkan Wakaf Produktif untuk Kesejahteraan Umat

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:26 WIB